PAMEKASAN, Kompasmadura.com – Pelatih Arema FC, Joko Susilo, tidak ingin pemainnya rendah diri pada lawatan ke markas Madura United. Joko ingin anak asuhnya bermain meraih kemenangan. Baginya, bermain imbang bukan sebuah target.
Arema FC akan berjumpa dengan Madura United pada lanjutan Liga 1 yang sudah memasuki pekan ke-23, Minggu (10/9) malam. Singo Edan, pada laga ini akan bertindak sebagai tim tamu lantaran laga akan digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan.
“Setiap pertandingan bagi kami adalah final. Saya sudah tegasnkan hal itu. Artinya, di final hanya ada kalah atau menang. Tidak ada hasil imbang. Jelas, kami ingin hasil terbaik, menang,” tegas pelatih yang akrab disapa Gethuk ini.
Optimisme rupanya tidak hanya ada di kubu tim tamu saja. Tuan rumah juga punya semangat yang tidak kalah tinggi. Pelatih Madura United, Gomes de Oliveira, tidak ingin pasukannya kembali kehilangan poin setelah tren buruk di putaran kedua.
Gomes telah memotivasi Slamet Nurcahyo dan kolega untuk bermain lepas. Meskipun tidak akan diperkuat Greg Nwokolo, serta kondisi Peter Odemwingie dan Dane Milovanovic yang masih belum bugar, Gomes ingin skuatnya tetap optimis.
“Saya sudah bicara para pemain, mereka punya kualitas dan harus saling bantu sebagai sebuah tim. Kita tidak perlu bergantung pada satu pemain saja. Kita harus kompak dan bisa memberikan yang terbaik,” tegas Gomes.
Madura United bermain imbang 1-1 melawan Arema FC pada putaran pertama Liga 1, di Stadion Kanjuruhan. Saat itu, Dane Milovanovic sempat membawa Laskar Sape Kerap unggul sebelum disamakan dari penalti Cristian Gonzales.[mad/red]






