close
SUMENEP

Melestarikan Budaya Lokal Ashari Gelar “Ashari Cup 2017”

IMG_20170806_205956

SAMPANG, Kompaamadura.com – Banyak cara yang dilakukan masyarakat meriahkan dan merayakan HUT Kemerdekaan RI ke-72. Salah satunya tokoh muda yakni Mohammad Ashari menggelar kerapan sapi se-Madura bertempat di Lapangan Trunojoyo Desa/Kecamatan Ketapang Sampang, Minggu (6/8/2017) pukul 10.12 wib.

Selain merayakan HUT RI ke-72, melestarikan budaya masyarakat Madura. Budaya turun temurun yang telah digemari masyarakat Madura khususnya Sampang.

Event yang dikemas dalam Ashari Cup 2017, sebanyak 48 peserta dan penggemar sapi kerrap merebutkan hadiah begitu fantastis.  Yakni tiga unit mobil, tiga unit sepada motor dan hadiah menarik lainnya.

Pesertanya tidak cukup dari empat kabupaten di Madura melainkan dari luar pulau garam.  Salah satunya, dari Kabupaten Probolinggo dan Bondowoso.

“kerapan sapi ini hanya untuk memperingati dan memeriahkan HUT RI ke – 72 serta melestarikan budaya kebanggaan masyarakat madura,” kata Mohammad Ashari.

Menurutnya,  budaya tidak cukup menjaga,  menilai namun juga melestarikan budaya itu sendiri.  Sehingga,  budaya dan kultur yang dimikili maupun yang ada di Madura ini tetap terjaga dengan baik.

“Kalau tidak dijaga dan melestarikan budaya kita,  lambat laun akan terkikis berbarengan dengan zaman,” ucap kepada media.

Waktu yang sama Bupati Sampang H. Fadhilah Budiono mengatakan dirinya mendukung penuh kegiatan yang di selenggarakan oleh tokoh muda Mohammad Ashari tersebut. Pasalnya membantu melestarikan budaya lokal dan membantu perekonomian masyarakat.

Untuk itu, Fadhilah menegaskan, budaya lokal,  tradisi meminta untuk menjaga bersama sama.  Karena di era jaman saat ini dan pesatnya perkembangan teknologi budaya lokal kian terkikis.

“berkembang dengan sangat pesat dan budaya-budaya asing yang sudah mulai merasuk pada kaula muda, disini kami berkomitmen untuk melestarikan budaya lokal,” tegasnya.

 

 

 

 

 

Penulis : Syaiful

Editor   : Putri

Tags : Ashari Cup 2017