SUMENEP

Prosesi Arya Wiraraja, Sebagai Momentum Awal Berdirinya Kabupaten Sumenep

SUMENEP, Kompasmadura.com – Prosesi Arya Wiraraja, menjadi puncak peringatan hari jadi )Kabupaten Sumenep, ke 747 tahun 2016. Acara prosesi mengambil tema, Nata kota membangun desa itu, dilaksanakan di Depan Mesjid Jamik, dan dibuka oleh Kementran Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) Khofifah Indar Parawansa, kebetulan menjadi tamu kehormatan.

Selain dihadiri oleh Kemensos RI, turut hadir ketiga Bupati di Madura, juga hadir bupati Lamajang, serta wali kota Ternate, selain itu wisatawan mencanegara hadir pada acara kirab Budaya tersebut. Para undangan disuguhi berbagai pertujukan  tari-tarian, pertujukan seperti drama musikal, mengangkat sejarah Kabupaten Sumenep.

Dalam sambutannya, Bupati Sumenep, A Buya Busyro Karim, mengatakan prosesi Arya Wiraraja merupakan sebuah memontum sejarah bagi Kabupaten Sumenep, pada waktu itu tanggal 31 Oktober 1269, Awal berdirinya Sumenep sebagai Kabupaten. Tambah dia, Sumenep mempunyai andil besar dalam lahirnya bangsa Indonesia, diperkuat berdirinya kerjaan Majapahit pada masa itu.

“Dan tokoh penting didalam kerajaan Majapahit, tidak lain adalah Arya Wiraraja,”kata dia dalam Sambutanya Minggu (31/10/2016).

Kami menargetkan kunjungan satu juta wisatawan lewat program visit Sumenep year, ditahun 2018 mendatang. Orang nomer satu dilingkungan Pemkab Sumenep tersebut optimisi target itu tercapai, menurutnya kunjungan wisata nusantara mnegalami peningkatan.

Kata dia, dalam sambutanya, 2014 sebanyak 544 ribu 245 orang, 2015 berjumlah 626 ribu 921 orang, dan sampai triwulan III tahun ini, mencapai 574 ribu orang. Untuk wisatawan mancanegara sejak tahun 2013 mencapai 200 persen setiap tahun.

“Untuk itu pemerintah akan terus mengembangkan tempat wisata ditahun 2007 menjadi 20 tempat wisata ditahun 2016,”katanya.

Pada acara kirab Budaya memperingati hari jadi Kabupaten Sumenep tersebut. Ditutup dengan pawai budaya dari, berbagai daerah salah satunya, Malang,Tuban dan Sumenep sendiri. [Sy/uL]

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *