close
SUMENEP

Tak Punya Biaya Berobat, Belita 4 Tahun Penderita Gagal Ginjal di Pamekasan Meringis Kesakitan

IMG_20190328_131930
Khatijah yang lagi menangis dipangkuan ibunya di gubuk tuanya Dusun Sorok, Desa Campor, Kecamatan Proppo, Pamekasan, Madura.

PAMEKASAN, Kompasmadura.com – Tidak punya biaya untuk berobat, Khadijah (4) putri dari Marzuki (39) dan Bunayyah (33) warga Dusun Sorok, Desa Campor, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, meringis kesakitan karena menderita gagal ginjal.

Khadijah diketahui menderita penyakit gagal ginjal semenjak satu bulan yang lalu. Tapi sayang kedua orang tuanya tergolong keluarga yang tidak mampu, sehingga putrinya saat ini tidak dibawa kerumah sakit. karena kartu BPJS Mandiri yang ia punya sudah tidak aktif, semenjak tahun 2014, dirinya sudah tidak mampu untuk membayar uang BPJS.

“Khadijah sebetulnya sudah saya bawa ke dokter spesialis anak dengan cara pinjam uang tetangga disini, dari hasil pemeriksaan, dokternya bilang anak saya menderita gagal ginjal,” tutur Marzuki, saat di wawancara di gubuk kecilnya, Kamis (28/03/2019).

Pihaknya juga menambahkan, anaknya yang ingin dibawa kerumah sakit terkendala dari kartu BPJSnya yang tidak bisa dipakai, karena pihaknya harus melunasi dulu tunggakan pembayaran BPJS.

“Mau dapat uang dari mana saya untuk melunasi tunggakan pembayaran kartu BPJS saya, sedangkan saya hanya sebagai pekerja serabutan, sementara kondisi khadijah semakin hari, semakin parah,” ungkap Marzuki.

Selain itu, Plt. Kepala Dusun setempat, Mohammad Hasin sudah berupaya untuk membantu keluarga Marzuki.

“Kami sudah berupaya membantunya dengan mengurus surat-surat yang diperlukan, kemudian mengantarnya ke dokter, namun kesulitan bagi kami adalah bagaimana mencari solusi untuk melunasi tunggakan kartu BPJSnya supaya bisa aktif lagi dan bisa dipakai untuk membawa Kahadijah kerumah sakit, kasihan anak ini biar cepat tertangani oleh medis,” harap Hasin selaku Kasun.

Sementara Kepala UPT Puskesmas Panaguan, sudah mengunjungi dan melihat langsung kondisi anak tersebut dan keluarganya.

“Kami sudah kunjungi Khadijah bersama pak Camat Proppo dan Kades Campor, saat ini kita bawa ke Puskesmas Panaguan dulu, dan Insyaallah besok direncanakan mau dibawa ke RSUD,” kata Bambang Kurniadi, saat melihat langsung kondisi anak tersebut.

Selain itu juga meyarankan Khadijah secepatnya harus segera dibawa kerumah sakit agara cepat ditangani.

“Untuk sementara kita pulangkan dulu anak ini dari Puskesmas, karena besok pagi akan diperiksa lagi oleh team dokter kami Puskesmas Panaguan, dan untuk selanjutnya anak ini mau dirujuk ke RSUD, kami sudah komunikasikan terkait ini dengan Kepala Dinas Kesehatan,” tandas Bambang Kurniadi S.kep Ns MM selaku kepala UPT. [Riski/Nin]

Tags : Puskesmas