close
SUMENEP

Ciptakan Wilayah Bebas Sampah, Dinas PRKP dan Cipta Karya Serahkan Bantuan Kendaraan Roda Tiga Ke Tujuh Desa

IMG_20190318_231545
Foto : Istimewa

SUMENEP, Kompasmadura.com – Ciptakan Desa asri bebas dari tumpukan sampah, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman (PRKP) dan Cipta Karya Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berikan bantuan kendaraan roda tiga sebagai pengakut sampah. Senin, (18/03/2019).

Program tersebut merupakan Bantuan Dana Investasi (BDI) yang diserahkan kepada Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) di 7 Desa di kecamatan Kota dan Kecamatan Kalianget. Penyerahan bantuan itu dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Ir. Edy Rasiyadi, M.Si, yang didampingi langsung oleh Kepala Dinas PRKP dan Cipta Karya, Drs. Bambang Irianto, M.Si, di halaman kantor Bupati setempat. (18/03)

Disela penyerahan bantuan tersebut, Sekda Kabupaten Semenep, Edy Rasiyadi, mengatakan kepada awak media bahwa bantuan motor roda 3 pengangkut sampah tersebut guna menciptakan desa bebas sampah dalam rangka mewujudkan pembangunan di sektor lingkungan Sumenep bebas daerah kumuh.

“Kami harapkan BKM dengan bantuan motor sampah menjadi penggerak masyarakat di desanya untuk menjaga kebersihan lingkungan desa dari sampah,” tutur Edy Rasiyadi saat menyerahkan bantuan kepada tujuh Desa.

Mantan Kadis PU Bina Marga itu menghimbau agar BKM juga merawat motor sampah sebaik-baiknya supaya tidak mudah rusak, sehingga kendaraan itu berfungsi untuk jangka panjang, serta bantuan kendaraan tersebut juga bisa digunakan setiap hari untuk mengangkut sampah di masing-masing desa.

“Jangan sampai motor sampah itu bulan depan sudah tidak beroperasi akibat sudah rusak, jadi tolong perhatikan perawatan dan operasionalnya, agar motor sampah benar-benar bermanfaat bagi masyarakat desa,” tegas Edy.

Lebih lanjut, Edy panggilan akrabnya, menambahkan bahwa dengan bantuan motor pengakut sampah diharpakan dapat mewujudkan Kota bebas kumuh. Untuk itu pihaknya mengajak kepala desa dan BKM agar mengajak masyarakat membiasakan diri membuang sampah pada tempanya.

“Kepala desa dan BKM menyosialisasikan kepada warganya untuk tidak membuang sampah di sembarangan tempat, namun buanglah sampah pada tempatnya,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas PRKP dan Cipta Karya, Drs. Bambang Irianto, M.Si menjelaskan bahwa bantuan motor pengangkut sampah itu sumber dari dananya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018. “Namun pengadaannya dilakukan pada tahun ini sebanyak 11 unit motor,” jelasnya kepada awak media.

Sementara itu, Bambang berharap dengan bantuan motor pengangkut sampah bisa memciptakan kota Sumenep beraih dan hijau. Untuk bantuan kali ini sasarannya adalah yang yang selama ini masih terpantau kumuh utamanya daerah perkotaan.

“Dari 7 desa penerima bantuan diantaranya 2 desa mendapat motor pengangkut sampah sebanyak 2 unit motor, sebab desa itu dinilai sangat kumuh sehingga pembersihan sampah bisa secepatnya teratasi,” terangnya.

Adapun sebanyak tujuh Desa penerima bantuan Motor roda tiga pengangkut sampah itu diantaranya; Kecamatan Kalianget yakni Desa Marengan Laok, Kertasada, Karang Anyar dan Desa Pinggir Papas. Sedangkan di Kecamatan Kota Sumenep adalah Desa Pandian, Kebunan dan Desa Bangkal. [Hend/Nin]

Tags : PRKP