SUMENEP, Kompasmadura.com – Wakil Bupati KH Imam Hasyim menghadiri program “Samsat Ka Sakolah” yang digelar di Aula SMAN 1 Kalianget, Selasa (19/05/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah edukatif Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas, kepatuhan pajak kendaraan bermotor, serta pembentukan karakter disiplin di kalangan pelajar.
Program tersebut merupakan kolaborasi antara UPT PPD Sumenep, UPT Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Jasa Raharja dan Satlantas Polres Sumenep.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala UPT PPD Samtiono SH MH, perwakilan Jasa Raharja Sumenep, jajaran Satlantas Polres Sumenep, Kepala Cabdin Provinsi Jawa Timur
Serta diikuti kepala SMAN 1 Kalianget, jajaran guru SMAN 1 Kalianget serta puluhan siswa-siswi yang tampak antusias mengikuti sosialisasi.
Dalam sambutannya, KH Imam Hasyim, SH, MH menekankan pentingnya membangun budaya disiplin sejak usia sekolah. Menurutnya, pelajar harus memiliki kesadaran untuk mematuhi aturan berkendara sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan keselamatan diri.
Pihaknya mengingatkan bahwa kepatuhan membayar pajak kendaraan bermotor bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk kontribusi nyata masyarakat terhadap pembangunan daerah.
“Pajak kendaraan bermotor memiliki peran penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah atau PAD. Dari pajak itulah pembangunan daerah bisa terus berjalan demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Wabup KH. Imam Hasyim juga menilai, generasi muda yang disiplin dan taat aturan akan lebih siap menghadapi tantangan masa depan. Karena itu, pendidikan karakter harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas akademik.
Program Samsat Ka Sakolah sendiri menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi pajak dan kesadaran hukum sejak dini kepada pelajar.(Red)






