SUMENEP, Kompasmadura.com – Penyusunan Program Pengembangan Masyarakat (PPM) atau Corporate Social Responsibility (CSR) harus melibatkan semua elemen masyarakat agar dalam menyusun programnya tidak menuai masalah.
“Jangan sampai menyusun program PPM atau CSR hanya melibatkan kalangan tertentu saja, namun semua unsur masyarakat ikut dalam pembahasannya, supaya program PPM itu tidak ada protes dari masyarakat.” kata Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, pada Rapat Koordinasi Program Pengembangan Masyarakat (PPM)/CSR tahun 2019, Kangean Energy Indonesia, di Hotel C1 Rabu (27/02/2019).
Pihaknya juga menyatakan, keterlibatan masyarakat agar program PPM atau CSR tidak hanya mengakomodir usulan kalangan kelompok tertentu saja, sebab sejatinya program PPM untuk masyarakat dalam rangka meningkatkan perekonomiannya.
“Menentukan program PPM harus memprioritaskan kepentingan masyarakat, jadi programnya bukan untuk kelompok tertentu saja, itu dilakukan demi pembangunan masyarakat.” tambah fauzi.
Wakil Bupati berharap, program PPM atau CSR benar-benar dilaksanakan dan tepat sasarannya, supaya tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. [Rie/Nin]






