close
SPORT

Di Minta Mundur Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi

unggahan-achsanul-qosasi_20180701_191025
Foto : Instagram

MADURA, Kompasmadura.com – Achsanul Qosasi Presiden Klub Madura United membuat surat terbuka untuk Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi.

Namun diakun instagram pribadinya @achsanul_q, AQ sapaan akrab Achsanul, menuliskan surat terbuka berisi tentang ucapan selamat atas terpilihnya Edy Rahmayadi sebagai Gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023.

Bahkan, isi dari surat tersebut bukanlah fokus pada ucapan selamat, namun AQ berharap dan meminta agar Edy yang masih resmi menjadi Ketua Umum PSSI hingga 2020 nanti, fokus dengan tugas barunya menjadi gubernur dan mundur sebagai ketua umum PSSI.

Sementara beberapa hari kedepan, sepakbola Indonesia akan mengarungi padatnya jadwal pertandingan yang membawa nama bangsa sebagai jaminannya.

Sehingga menurut AQ, tugas sebagai ketua umum PSSI ataupun gubernur tidak dapat dirangkap atau di ‘sambi’.

“Fokuslah membangun Sumut, PSSI jangan disambi. Kami iri dengan negara lain,” ujar Achsanul Qosasi, Minggu (1/7/2018) siang.

Berikut isi lengkap dari surat terbuka AQ untuk Edy Rahmayadi yang diunggah pada, Minggu (1/7/2018) siang.

‘Yth. Bpk Edy Rahmayadi. Selamat berkarya untuk Sumatera Utara.Sebentar lagi, Bapak akan disibukkan oleh pemenuhan janji-janji Politik di Sumatera Utara, rakyat biasanya akan melihat 100 hari kepemimpinan dlm kapasitasnya sebagai Gubernur terpilih.

Sementara dalam 100 hari kedepan (2018) ada 4 event besar yg membawa harga diri Bangsa: Asian Games, Piala AFF-U19, AFF Cup (senior) dan Piala Asia U-19. Yang tentunya membutuhan atensi dari Ketua Umum PSSI.

Dibutuhkan keseriusan dan waktu yang banyak untuk mengurusnya: Pembinaan Usia Muda, Pengembangan Organisasi, Timnas, Lobby lnternasional, Permasalahan Kompetisi, hubungan dengan Pemda, Pemerintah, Sponsor, AFF, AFC dan FIFA, bukan pekerjaan yang bisa disambi dan dirangkap. Ini Pekerjaan yang butuh Fokus dan Total.

Sebagai orang Bola, saya mohon ke-ihklas-an Bapak untuk mundur sebagai Ketua Umum PSSI. Sepakbola (PSSI) membutuhkan pribadi yang total tanpa disibukkan dengan Jabatan lain. Ini ngurus Federasi, bukan ngurus Club. Sepakbola itu berbeda, disini ada pertaruhan kebanggaan, hargadiri dan harapan mayoritas rakyat dalam Persatuan Indonesia. Cabang olahraga yang lain juga ada, namun tidak sedahsyat sepakbola.

Pak Eddy, jangan menganggap remeh/mudah ngurus PSSI (Sepakbola). Indonesia punya peluang di WorldCup 2026 di Canada & USA, jumlah peserta akan menjadi 40 Negara. Saat itu jatah Asia akan menjadi 8 Negara (saat ini 4) plus setengah dari play off. Artinya kita ada peluang besar menuju Piala Dunia 2026. Seat ini (8 thn menuju kesana -2026), adalah masa kepemimpinan Bapak untuk mencetak mereka menjadi pemain hebat. Kita punya pemain Bagus yang saat ini ada di AFF-U19, tahun 2026 nanti mereka memasuki usia emas dalam sepakbola. Usia mereka 27 tahun.

Kita iri melihat negara lain, seorang Son Heung Min menangis setalah mencetak goal ke Gawang Jerman, bukan karena tidak lolos, tapi karena bangga Korea mengalahkan Jerman. Panama merasa gembira Iuar biasa, saat mencetak gol pertamanya di Piala Dunia. ltu hanya ada disepakbola.

Beberapa bulan kedepan, kita akan melawan negara-negara Asia, dibutuhkan perhatian penuh Ketum PSSI untuk menjaga martabat bangsa.

Ini hanya saran saya, selebihnya tergantung Bapak.

Salam Sepakbola. Achsanul Qosasi’.

 

 

 

 

 

 

[Rie/red]

Tags : Presiden klub Madura United