BATUPUTIH, Kompasmadura.com – Ribuan sarjana di Kecamatan Batuputih sudah memiliki wadah untuk mengaktualisasikan beragam keilmuannya di tengah masyarakat, dengan terbentuknya organisasi Ikatan Sarjana Batuputih (ISBA), Jumat (21/7) sore.
Pertemuan perdana ISBA yang ditempatkan di kediaman Faiqah menghasilkan beberapa poin penting. Antara lain mempertegas visi misi dan tujuan organisasi.
Dirangkum dari hasil musyawarah tersebut, visi organisasi ini yaitu, “Terwujudnya organisasi kemasyarakatan berbasis sarjana yang unggul dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.”
Adapun misi dan tujuan ISBA, yaitu:
1. Menghimpun para akademisi di Kecamatan Batuputih.
2. Membantu mengawal kebijakan pemerintah tingkat kecamatan dan desa demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat.
3. Membantu menyembatani dan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada aparatur pemerintah desa dan kecamatan.
4. Menyelenggarakan berbagai kegiatan, penelitian dan pengkajian inovatif, strategis dan inspiratif.
5. Mewujudkan kesejahteraan masyarakat dengan turut serta meningkatkan taraf pendidikan, sosial dan ekonomi.
Dalam acara tersebut salah satu peserta musyawarah, Fathorrosi berpendapat bahwa dengan mempertegas visi misi dan tujuan organisasi, diharapkan mampu menjadi pijakan realistis dalam bertindak dan berfikir.
Senada dengan itu, Wakil Ketua PWC Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Batuputih, Ainul Anwar mengaku sangat optimis dengan lahirnya ISBA akan membantu peningkatan kualitas hidup masyarakat di Batuputih. Melalui organisasi tersebut, diharapkan menjadi wadah dan media mengaktualisasikan jati diri insan akademisi.
“Optimisme ini berangkat dari persepsi kami terhadap sarjana di Batuputih yang memiliki potensi besar untuk maju dan berkembang. Namun sayang sekali mayoritas potensi yang besar tersebut tidak dimanfaatkan dan dikelola dengan baik melalui organisasi,” tuturnya.
Koordinator pembentukan ISBA, Sutraman mengharap pada pertemuan yang akan datang sudah bisa menentukan pimpinan organisasi agar segera melahirkan dan merealisasikan program kemasyarakatan.
“Ekspektasi kami terhadap segenap sahabat akademisi ini aktif dalam dua hal, yakni aktif memberikan pemikiran, dan aktif dalam kegiatan. Terkhusus dalam kegiatan pertemuan rutin setiap setengah bulan sekali,” katanya penuh harap.
Pihaknya berharap, Sarjana di Kecamatan Batuputih bisa bersatu padu guna melahirkan pemikiran yang bagus demi kemajuan masyarakat di segala sektor. “Semoga kegiatan ini mendapat respon dan partisipasi positif dari semua pihak,” imbuhnya. [A2/Nin]






