close
SUMENEP

Bupati Sumenep Menyapa salah satu peserta berkebutuhan khusus yang penuh semangat mengejar impian

IMG_20260208_105326

SUMENEP, Kompasmadura.com – Suasana Jalan-Jalan Sehat (JJS) yang digelar RS BHC Sumenep tidak hanya menjadi ajang olahraga dan silaturahmi masyarakat.

Di tengah kemeriahan kegiatan tersebut, terselip kisah inspiratif ketika Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyapa salah satu peserta berkebutuhan khusus yang penuh semangat mengejar impian.

Di antara ribuan peserta yang memadati jalur JJS, perhatian Bupati Fauzi tertuju pada seorang siswi bernama Dewi Sulastri. Remaja yang akrab disapa Dewi itu merupakan siswi kelas XII SMA Negeri 2 Sumenep. Dengan penuh kehangatan, Bupati menghampiri dan mengajak Dewi berdialog ringan, menciptakan momen yang berkesan bagi pelajar tersebut.

Dewi mengaku sangat bahagia saat dirinya dipanggil dan diajak berbincang langsung oleh orang nomor satu di Kabupaten Sumenep. Kesempatan tersebut dimanfaatkannya untuk menyampaikan cita-cita besarnya, yakni melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di luar Madura.

“Saya menyampaikan kepada Bupati bahwa saya ingin melanjutkan kuliah dengan mengambil jurusan Psikologi,” ujar Dewi saat ditemui kompasmadura.com, Minggu (8/2/2026).

Bagi Dewi, keterbatasan fisik yang dimilikinya bukan menjadi penghalang untuk meraih masa depan. Justru, kondisi tersebut dijadikannya sebagai motivasi untuk terus berjuang dan membuktikan bahwa setiap orang memiliki peluang yang sama untuk meraih kesuksesan.

“Kekurangan pada diri saya tidak mengurangi semangat untuk meraih impian. Saya ingin membuktikan bahwa saya juga bisa berprestasi dan membantu orang lain,” tuturnya.

Semangat yang ditunjukkan Dewi mendapat apresiasi langsung dari Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo. Ia mengaku bangga melihat generasi muda yang tetap optimistis dan memiliki tekad kuat untuk menggapai cita-cita meskipun berada dalam keterbatasan.

“Saya sangat senang melihat anak muda yang memiliki mimpi besar seperti Dewi. Semangatnya patut menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya, bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih masa depan,” kata Fauzi.

Momen singkat dalam kegiatan JJS tersebut menjadi gambaran pentingnya perhatian dan dukungan terhadap penyandang disabilitas. Kisah Dewi menjadi pengingat bahwa harapan dan mimpi dapat tumbuh dari siapa saja, selama ada tekad, kerja keras, dan dukungan dari lingkungan sekitar.

Lebih jauh, Bupati Fauzi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dalam mendukung akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Ia menyatakan Pemkab Sumenep siap memberikan beasiswa pendidikan bagi Dewi agar cita-citanya dapat terwujud.

“Pemerintah daerah akan memberikan dukungan, termasuk melalui beasiswa. Pendidikan adalah investasi masa depan, dan anak-anak seperti Dewi harus kita dorong agar bisa terus melangkah dan berkembang,” pungkasnya.(Rus/Red)

Tags : Bupati Sumenep