SAMPANG

Melalui Kegiatan Temmoh Kerrong Duta Wisata se Madura, Disporabudpar Promosikan Objek Wisata

SAMPANG, Kompasmadura.com – Sejumlah Duta Wisata se-Madura berkumpul di Pendopo Bupati Jalan Wijaya Kusuma Sampang. Kegiatan dengan mengangkat tema “Temmoh kerrong Duta Wisata se Madura 2022” dimentori oleh Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang.

Kegiatan selama dua hari, para duta wisata Madura mengunjungi dan mempromosikan beberapa objek wisata di Kota Bahari. Diantaranya, wisata di kampung belanda di Krampon Torjun, kerajinan gerabah di Karang Penang, cumping di pantai lon Malang Sokobanah, ke kampung Melon napote dan eduwisata panjhelin.

“Ini salah satu upaya untuk mempromosikan beberapa objek wisata Pemkab Sampang. Yang bertujuan agar makin dikenal di luar daerah,” kata Marnilem Kepala Disporabudpar Sampang.

Dijelaskan secara sederhananya, promosi pariwisata adalah sebuah teknik pemasaran yang berguna untuk memperkenalkan tempat wisata kepada wisatawan. Di era saat ini, terdapat banyak cara yang bisa digunakan untuk memperkenalkan wisata dan menarik kunjungan pelancong.

“Acara diadakan sejak 27-28 Agustus 2022 tersebut dikemas sederhana mungkin. Sisi lain, mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan,” jelasnya.

Sementara Hj. Mimin Slamet Djunaidi menambahkan sektor pariwisata merupakan hal yang sangat penting bagi suatu negara. Dengan adanya pariwisata, lebih di khususkan untuk pemerintah daerah, objek wisata akan menjadi pemasukan bagi daerah itu sendiri.

Namun sektor pariwisata tidak bisa berdiri tanpa didukung oleh kegiatan-kegiatan penunjang lainnya, yaitu promosi wisata. Tujuan promosi pariwisata tersebut adalah untuk memberitahukan, membujuk, serta meningkatkan jumlah wisatawan. Dengan begitu, wisatawan atau pelancong memiliki keinginan untuk datang ke destinasi wisata yang telah dipromosikan.

“Peran sebagai duta wisata dalam mempromosikan objek wisata sangatlah penting. Dan langkah ini, juga sebagai peningkatan PAD,” ujar Ketua TP PKK Kabupaten Sampang.

Dengan harapan, pengembangan pariwisata tidak dapat begitu saja dilakukan, melainkan membutuhkan adannya strategi promosi pariwisata yang baik yang mampu menarik wisatawan,” harapannya. (Ful/Nin)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *