SAMPANG

Pembebasan Lahan Klier, Pemkab Proritaskan Pembangunan Serpang

SAMPANG, Kompasmadura.com – Kecamatan Sreseh lokasi terakhir kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022. Musrenbang di Kecamatan paling ujung barat selatan itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang lebih memprioritaskan pembangunan Jembatan Sreseh-Pangarengan (Serpang).

Hal itu disampaikan Bupati Sampang H. Slamet Djunaidi, Selasa (16/2/2021). “Karena selama ini masyarakat Sreseh kalau mau ke Sampang kudu lewat Bangkalan, dan itu membutuhkan waktu cukup lama,” katanya.

Mengingat hal itu dinilai penting dapat memberi akses kemudahan terhadap warga Kecamatan Sreseh. Sisi lain, terbangunnya jembatan Serpang akan berdampak pada perekonomian masyarakat. “Masyarakat Sreseh tidak lagi terisolasi, ya ayo mari kita do’akan bersama semoga ini segera terealisasi dan terwujud,” pintanya.

H. Idi sapannya menyampaikan jembatan Serpang sudah masuk pembahasan Nasional yang tertuang di dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi diberbagai kawasan termasuk di Sampang. Pembangunan jembatan Serpang dianggarkan senilai Rp 305 miliar sementara pembangunan infrastruktur lain sebesar Rp 900 miliar.

“Maka total sekitar Rp 1,2 Triliun anggaran Serpang. Target penyelesaiannya tergantung angggaran Negara,” ujar Bupati sehari tersenyum.

Ditanya soal pembebasan lahan, dengan tegas Bupati mengatakan sudah klier dan selesai. Meskipun membutuhkan waktu cukup lama karena ada tanah milik PT. Garam. “Pembebasan lahannya semuanya sudah ya, dan terakhir kami koordinasi dengan PT. Garam karena lahannya sebagian milik dia dan Alhamdulillah juga sudah klier,” kata politisi Nasdem.

Bupati berpesan kepada seluruh Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Sampang untuk melakukan inovasi, dedukasi dan edukasi wisata. Hal itu salah satu penopang perekonomian Desa dengan menggerakkan BUMdes.

“Setiap kegiatan musrembang, saya sampaikan kepada Kades. Saya pingin ada keseriusan dari Kades dalam menciptakan Desa yang mandiri, sejahtera dan maju,” pesannya. (Ful/Nin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *