SUMENEP, Kompasmadura.com – Kamis 22 Oktober 2020, Pondok Pesantren Mambaul Hikmah (PMH) Sera Barat, Kecamatan Bluto, Sumenep, Madura menghelat kegiatan Great Seminarium dengan tema “Pesantren Sebagai Pilar Industri Pariwisata Indonesia”.
Bahkan acara tersebut merupakan satu dari sekian rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di PMH dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2020.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Imam Buchori, SE Kepala Bidang Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (DISBUDPORA) Kabupaten Sumenep, serta Achmad Vicky Faisal, S.Kom Ketua Asosiasi Pariwisata Madura (ASPIRM).
Selain itu, secara daring hadir sebagai narasumber Mujafar Syah, Dosen di Naresuan University International College Thailand yang memberikan penjelasan tentang trend pariwisata halal dunia.
“Tujuan dari diadakannya seminar di Hari Santri ini adalah agar momen ini bisa menjadi titik mula dari Ghiroh para santri dalam menjawab tantangan dan peluang di masa depan” ungkap KH Azmy Syarbini, S.Ag., MH Pengasuh PMH saat memberikan sambutan.
Sementara itu, dalam rangka mempersiapkan santri yang kokoh agamanya, bersaing ilmu pengetahuannya serta memiliki skill yang beragam, ketua Yayasan PMH Sera Barat, K Hafiz Al Asad, MA juga melaunching penginapan berkonsep “HOPES (Hotel Pesantren)”.
“Ikhtiar utama tentu saja ingin mengenalkan keramah tamahan santri ke masyarakat umum serta memberikan skill yang sekiranya berguna saat nanti lulus dari pesantren”, ungkap Hafiz.
Sedangkan hadirnya konsep HOPES tersebut, didasarkan kepada pengalamannya menginap di banyak hotel berbintang di 15 negara dari Asia, Eropa, Amerika dan Australia, “Pengalaman menginap saya di hotel di sana, belum seramah tatakrama khas para santri” jelasnya.
Karenanya, tema tersebut diambil serta HOPES dilaunching guna mempersiapkan pesantren dan kaum santri dalam usahanya menjadikan pesantren siap dalam mendorong industri pariwisata halal di Indonesia.
Untuk diketahui, peringatan Hari Santri Nasional di PMH Sera Barat akan berlangsung dari Kamis – Jumat, 22 – 23 Oktober. Dan untuk memeriahkan kegiatan dua hari tersebut, lomba khas santri diagendakan, yang nantinya juga akan diakhiri dengan Kirab Santri.
(HM Rasyadi/ Nin)






