SUMENEP, Kompasmadura.com – KKN Kelompok 14 Universitas Wiraraja Madura melakukan pelatihan pembuatan handsanitizer di Desa Cangkreng Kecamatan Lenteng Sumenep pada Senin (17/08/2020). Bertempat di Balai Desa Cangkreng Kecamatan Lenteng Sumenep.
Namun acara tersebut diikuti oleh beberapa masyarakat setempat yang juga dihadiri oleh aparat Desa setempat. Kelompok yang beranggotakan Mahasiswa fakultas pertanian dan terdiri dari dua program studi, yaitu Agribisnis dan Teknologi hasil pertanian (THP) yang juga di dampingi oleh Dosen Pendamping Lapang (DPL) Bersinergi dalam upaya memberikan edukasi kepada masyarakat.
Kegiatan pelatihan yang memanfaatkan bahan- bahan alami ini, menjadi salah satu bentuk pengabdian sesuai dengan bidang dan karakteristik mahasiswa fakultas pertanian yang selalu memberikan inovasi baru dari bahan dasar alami.
Edo, salah satu mahasiswa fakultas pertanian berharap dengan adanya kegiatan tersebut mampu memberikan pemahaman terhadap masyarakat sehingga masyarakat juga dapat mengolah dan memanfaatkan bahan alami yang ada disekitar.
“Kita berharap masyarakat juga mampu mengolah bahan alami menjadi produk yang bermanfaat” Ucap Edo.
Selain itu, penerapan protokol kesehatan dengan mewajibkan seluruh masyarkat yang hadir untuk memakai masker dan mencuci tangan juga tidak lupa dilakukan serta menjadi bagian dari rentetan kegiatan.
Hifni, selaku ketua kelompok mengungkapkan bahwa acara tersebut adalah upaya menekan penularan covid-19 serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup bersih.
” sebagai upaya menekan penularan covid-19 di Kabupaten Sumenep, maka budaya dan kebiasaan hidup bersih perlu diterapkan ” tambahnya
Sementara kegiatan selanjutnya dengan pembagian handsanitizer kepada masyarakat yang hadir, Kegiatan tersebut mendapat dukungan dan apresiasi oleh aparat Desa setempat yang juga ikut andil dan berpartisipasi dalam acara tersebut. (Febri/Nin)






