close
SUMENEP

Kohati Cabang Sumenep Gelar Acara Sekolah Keperempuan

IMG_20200315_173236

SUMENEP, Kompasmadura.com – Perempuan itu jangan pernah termakan dengan kata-kata perempuan itu sebagai makhluk yang lemah. Akan tetapi tetap, bagaimanapun perempuan itu bisa maju seperti halnya laki-laki, jangan pernah lupakan kodrat”. Hal itulah yang disampaikan Dr. Dian Novita S.H, M.H, saat mengisi acara Sekolah Keperempuanan dalam rangka memperingati Internasional Women Day yang diselenggarakan oleh Korps HMI Wati (KOHATI) Cabang Sumenep Komisariat Paramadina di Aula BAPPEDA Sumenep. Minggu, (15/03/2020).

Dalam kesempatannya, Dr. Dian Novita menyampaikan materinya seputar dunia pendidikan, moralitas dan kredibilitas perempuan. Dikesempatan yang sama itu, dirinya menyampaikan akan pentingnya sebuah pendidikan bagi kaum hawa, karena hal itu pendidikan merupakan kewajiban bagi tegaknya tonggak estafet dalam mencapai sebuah kredibiltas seorang perempuan.

Selain itu, dirinya juga menekankan akan pentingnya kodrat dan kredibilitas kesamaan dalam hal dunia pendidikan dan lain sebagainya antara laki-laki dan perempuan.

“Perempuan itu tetap ada kodrat, walaupun majunya perempuan seperti apa jangan pernah lupa dengan kodratnya sebagai perempuan. Karena tidak akan pernah ada kesamaan antara laki-laki dengan perempuan,” Tambah Dian Dovita, yang saat ini juga masih aktif mengajar sebagai Dosen dibeberapa Perguruan Tinggi di Madura.

Sementara itu, Izzah Nur Hanafiyah Firdausi Ketua Pelaksana Acara dalam kegiatan Sekolah Keperempuanan dengan tema “Perempuan Cerdas; Berfikir Global Bertindak Lokal”. Saat ditanya mengenai tema yang diusung dalam sekolah keperempuanan tersebut, dirinya menyampaikan bahwa realita yang terjadi masih banyak perempuan yang fokus menuntut ilmu pendidikan tinggi-tinggi, namun lupa akan wawasan moralitas dan akhlakul karimahnya.

“Khalayak masih banyak yang beranggapan bahwa perempuan yang cerdas itu hanya berfokus pada pendidikannya yang tinggi dan wawasannya yang luas. Padahal, perempuan cerdas itu adalah perempuan yang tidak melupakan etika dan bisa menyeimbangkan antara wawasan yang luas dengan akhlakul karimah yang baik,”ungkapnya

Oleh karena itu, lanjut Izzah Nur Hanafiyah dengan adanya sekolah keperempuanan yang diikuti oleh puluhan kader HMI Se-Cabang Sumenep ini diharapkan mampu untuk mewujudkan perempuan-perempuan yang berwawasan luas, dan berakhlakul karimah. (Rasadi/Nin)

Tags : KOHATI