close
SUMENEP

Bupati Berharap Kepala Desa Harus Memiliki Kemampuan Merancang Bangun Visi dan Misi Pembangunan Desanya

sumenep_1577697330

SUMENEP, Kompasmadura.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep menekankan kepala desa terpilih harus mempunyai visi dan misi, agar dalam proses pembangunan desa memiliki tujuan yang sangat jelas.

Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Buyro Karim, M.Si mengatakan, menjadi kepala desa tidak hanya memenangi suara di pemilihan kepala desa saja, melainkan harus mempunyai visi dan misi yang jelas mengenai pembangunan masyarakat desanya.

“Kepala desa ini memiliki peran yang sangat menentukan pembangunan desa untuk meningkatkan kesejahteraan warga desa,” tegas Bupati Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si pada Pelantikan Kepala Desa Terpilih tahun 2019, di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Senin (30/12/2019).

Maka dari itu, kepala desa harus memiliki kemampuan merancang bangun visi dan misi pembangunan desanya selama 6 tahun ke depan. Bahkan, setiap tahun konsep arah pembangunan dan tahapannya juga jelas agar programnya tepat sasaran.

“Jangan sampai warganya bertanya apa saja yang mau dilakukan untuk pembangunan desa ini, akibat kepala desanya tidak memiliki visi, misi dan program yang jelas serta tujuan sasarannya apa saja,” imbuh Bupati, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si.

Bupati mengungkapkan, kepala desa dalam menyusun program pembangunan sesuai visi dan misi hendaknya jangan hanya berorientasi pada hasil semata, namun mematuhi proses yang benar, terutama untuk menghasilkan program efeknya memberikan kontribusi besar kepada pembangunan.

“Jangan sampai prosesnya dilakukan dengan tidak baik, sehingga tidak hanya yang penting begini atau begitu, karena hasilnya pasti tidak bagus. Proses dan tahapan ini penting jadi tidak hanya orientasi hasil semata,” jelasnya.

Sebanyak 226 Kepala Desa (Kades) terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2019 resmi dilantik oleh Bupati di Pendopo Agung Keraton Sumenep.

“Saya berharap kepala desa yang dilantik tidak hanya sukses semata, melainkan jabatan kepala desa memberikan barokah bukan sebuah jabatan yang justru menyengsarakan masyarakatnya”. Ujarnya (ras/nin)

Tags : Bupati SumenepPelantikan Kades