SAMPANG, kompasmadura.com – Penghitungan Surat Suara di Desa Batuporo Timur Kecamatan Kedungdung Sampang terpaksa dihitung di kantor KPU Sampang, Jumat (26/4/2019). Penghitungan ulang tidak semua kotak suara yang berada di Desa Batuporo Timur, melainkan hanya delapan Tempat Pemungutan Suara (TPS) atau kotak suara untuk pemilihan calon legislatif (Caleg) DPRD Sampang.
Diantaranya, di TPS 1, 4, 8, 12, 13, 16, 17 dan TPS 19. TPS tersebut teriindikasi atau dugaan kecurangan dan pelanggaran administrasi proses penghitungan suara pada Caleg DPRD Sampang.
“Per tanggal 24 kemarin rekomendasi kami terima, berdasarkan rekomendasi Panwascam Kedungdung, kami lakukan penghitungan ulang delapan TPS di Desa Batuporo Timur,” katanya Addy Imansyah Divisi Data dan Informasi KPU Sampang.
Namun di sisi lain dari pelanggaran itu, kata Addy sapaannya, Lanjut Addy menyebutkan, karena ada selisih antara form c1 saksi dengan form c1 plano yang dibacakan penyelenggara PPK. Dengan demikian, saksi dari salah Paslon mera keberatan dan Panwascam merekomendasikan buka kotak surat suara.
“Ketika dibuka kotak suara, ternyata C1 plano khusus Pileg Kabupaten bermasalah. Contohnya, C1 planonya tidak ditemukan atau C1 planonya ada di kotak lainnya (DPR RI, DPRD Provinsi),” ujar kepada awak media.
“Selama penghitungan di KPU, berjalan lancar. Penghitungannya diikuti semua pihak seperti saksi parpol, PPS, PPK, dan Bawaslu,” sambungnya.
Senada disampaikan Divisi Organisasi dan SDM Komisioner Bawaslu Kabupaten Sampang Luddin. Luddin mengaku dirinya belum menerima laporan pasti soal pelanggaran di TPS lainnya, yang informasi 38 TPS terindikasi kecurangan.
“Sementara ini, baru delapan TPS yang direkom Panwascam yang disampaikan ke Bawaslu Kabupaten,” terangnya.
Sebelumnya Bawaslu telah mengkaji materi persoalan kasus di Desa Batuporo Timur. Dokumen c1 saksi dengan c1 plano yang dibacakan PPK diketahui tidak sinkron atau terdapat selisih suara.
Maka terindikasi ada dugaan perpindahan perolehan suara lintas partai saat proses rekapitulasi di tingkat Kecamatan. [ful/Nin]






