PAMEKASAN, Kompasmadura.com – Setadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menjadi ladang bisnis yang mengiurkan bagi puluhan calu yang menjual tiket pertandingan sepak bola piala presiden leg kedu, antara Madura United dengan Persebaya Fc dengan harga yang fantastis.
“Saya sangat kecewa kepada pihak penyelenggara mas, karena pihak penyelenggara menjual tiketnya itu tidak menjual di loket tiket yang disediakan di stadion SGMRP, tetapi menjual di kantor MU, terus apa gunanya tempat loket tiket di Stadion,” tutur Ardi seporter MU dengan raut muka kesal di depan SGMRP Pamekasan, Sabtu (06/04/2019) malam, sekitar pukul 18:00 Wib.
Ardi yang sudah jauh – jauh dari Kecamatan Pasean datang ke kota Pamekasan untuk mendukung kebanggaan MU di SGMRP, setelah sampai di Stadion untuk membeli tiket, tetapi tiketnya sudah habis.
“Saya sudah jauh dari pasean mas datang dari jam 1 tetapi tiketnya di tempat loket di Stadion ini tidak ada, katanya sudah habis dari kemarin, yang ada hanya tiket yang di jual para calo – calo itu mas, menjualnya mencekik mas melihat harganya, masak bagian ekonomi di jual 95 dan ada yang 120,” tandasnya.
Selain itu, Agung suporter Persebaya juga merasa kecewa, kalau dirinya yang ingin membeli tiket yang sudah habis itu sudah diborong para calo – calo disini mas.
“Kalau harganya tiket naik tiga kali lipat seperti ini bukan caranya mas, secara tidak langsung itu pemesanan kepada kami, emang uang itu seperti daun yang bisa di ambil dimanapun, saya dari awal nabung untuk membeli tiket,” ungkap Agung saat duduk bersama teman – temannya di depan SGMRP Pamekasan.
Pihaknya melihat banyaknya para calo yang menjual tiket didepan SGMRP seperti dijadikan ladang bisnis yang mengiurkan. [Riski/Nin]






