close
SUMENEP

Deklarasi Seminar Publik, Wabup Resmikan ISRC di Sumenep

IMG_20190212_145503

SUMENEP, Kompasmadura.com – Organisasi kepemudaan Indonesian Study and Research Center (ISRC) gelar deklarasi Seminar Publik dengan tema “Politik Developmentalisme Menuju Masyarakat Sumenep Sejahtera” di Gedung Aula Mini STIEBA (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi KH Bahaudin Mudhary), Jalan Raya Batuan, Sumenep, Minggu 10 Februari 2019 kemarin. Sabtu (12/02/29).

Acara deklarasi itu langsung diresmikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Achmad Fauzi. Hal itu Wabup sangat mengapresiasi atas hadirnya lembaga penelitian ISRC, yang digadang sebagai lembaga penelitian milenial pertama di Sumenep.

Fauzi, sapaan akrabnya itu juga yang hadir sebagai Keynotespeaker sekaligus mengesahkan ISRC menjadi lembaga penunjang di Sumenep, dengan simbol pemotongan tumpeng, bahwa sangat bagus dengan hadirnya ISRC di tengah-tengah masyarakat Sumenep, apalagi ISRC di gawangi oleh anak-anak muda yang potensial dan pemberani.

“Saya sangat senang dengan hadirnya Lembaga Riset ISRC, selain penggagasnya adalah anak-anak muda pemberani, Pemuda juga harus berada digarda terdepan dalam mengawal perubahan dan kebijakan publik. Karena sesuai dengan undang-Undang Republik Indonesia nomer 18 tahun 2002 tentang lembaga penelitian,” tutur Wabup Sumenep.

Sementara itu, menurut Direktur ISRC, Shohibul Umam, dalam sambutannya berharap dengan adanya ISRC di tengah-tengah masyarakat Sumenep bisa menjadi puzzle yang menyempurnakan kerja-kerja politik pemerintah dan badan-badan yang memiliki otoritas lainnya untuk pembangunan masyarakat.

“ISRC akan menjadi wahana untuk memantikkan dialektika masyarakat untuk menggali inovasi dan memproduksi ilmu pengetahuan yang berbasis data, dengan bersinergi dengan lembaga-lembaga khususnya kampus sebagai ruang yang paling dialektis,” ungkap Umam.

Sebagai lembaga riset pada umumnya, ISRC sendiri merupakan satu lembaga yang bergerak di wilayah penelitian dan survei, di dalam semua sektor, baik dalam sosial, ekonomi, pendidikan, budaya, analisis dan strategi kebijakan.

“Pembangunan kesejahteraan masyarakat di Sumenep tidak hanya terkait pada hal-hal yang berbentuk infrastruktur, akan tetapi kesejahteraan politik, ekonomi dan sosial harus dirasakan oleh masyarakat,” tambah Umam.

Selebihnya, Drs. H. A. Hosaini Adhim, M.Si sebagai pembicara pada acara Deklarasi dalam Seminar Publik ISRC, menyampaikan bahwa Sumenep perlu anak-anak muda yang sadar akan pembangunan. Tidak dipungkiri, perkembangan zaman dengan semangat modernisasi dan industrialisasi perlu juga penyeimbangan dibidang pembangunan (masyarakat) agar Sumenep bisa bersaing dengan wilayah-wilayah lainnya.

“Saya senang dengan adanya ISRC, yang nanti dapat membantu proses dan dinamika pembangunan sekaligus menuntaskan kemiskinan di daerah Sumenep khususnya,” ungkap Hosaini selaku Anggota DPRD Sumenep.

Eksistensi ISRC menjadi sangat penting, karena kamajuan teknologi informasi yang demikian pesat sangat berpengaruh terhadap perkembangan persaingan ketat di dalam semua sektor, terlebih dengan semakin massifnya industrialisasi dan globalisasi memberikan fibrasi yang sangat kuat ke dalam jantung masyarakat, khususnya yang berada di pedesaan.

“Semoga ISRC ini menjadi wadah untuk menyadarkan masyarakat sumenep atas kerja politik developmentalisme yang hanya dijadikan sebagai komoditas politik oleh elit politik,” pungkas As’adi Direktur II STIEBA Madura. [Hend/Nin]

Tags : ISRCWabup Sumenep