close
SPORT

Alasan Madura United Kirim Pemain ke Pondok Pesantren

0408_Ganesa Putra_01

Bangkalan, Kompasmadura.com – Terdapat sebuah misi khusus disisipkan oleh manajemen Madura United pada saat mengirim tiga pemain mereka ke Pesantren Mambaul Ulum, Bata-bata, Pamekasan. Kegiatan ini diharapkan bisa mempromosikan karakter dan budaya santri di Madura.

Pada 2-3 Agustus lalu, Madura United mengirimkan tiga pemain mereka untuk nyantri ke Pesantren Mambaul Ulum. Tiga pemain tersebut yakni: Gilang Ginarsa, Ahmad Maulana Putra dan Bayu Gatra Sanggiawan.

Selama berada di Pesantren, Tiga pemain ini membaur dan melakukan beberapa kegiatan layaknya santri-santri yang ada di sana. Selain itu, mereka juga mendapatkan kesempatan untuk berbagi ilmu sepak bola kepada para santri.

“Kegiatan pemain nyantri adalah bagian dari keterlibatan Madura united untuk mempromosikan potensi dan karakter Madura. Yakni, Madura adalah santri,” ujar presiden Madura United, Achsanul Qosasih.

Para pemain yang terlibat dalam kegiatan di pesantren dengan 11.000 santri ini mengaku sangat antusias.

Bayu Gatra yang nampak begitu enjoy dan langsung membaur dengan para santri mengaku sudah tidak asing dengan suasana pesantren.

“Saya sudah terbiasa dengan kehidupan di pesantren, jadi sudah tahu karakter mereka. Paman saya punya pondok di Jember, dulu sering main-main,” kata Bayu.

“Senang saja, kita pengen tahu kehidupan santri gimana, jadi dulu waktu awal tahun ada rencana mau kegiatan seperti ini langsung menawarkan diri,” ujar Gilang Ginarsa yang mengaku baru pertama kali masuk ke pesantren.

Senada dengan Gilang, antusiasme yang sama juga dirasakan oleh Ahmad Maulana. “Mungkin setelah ini bisa ambil manfaatnya dan diterapkan ketika dirumah. Ini pertama kalinya. Di klub sebelumnya kami belum pernah,” tandasnya.

Penulis    : Ganesa Putra

Editor      :  Akhmad

 

 

 

Tags : Madura United Fc