SUMENEP

Tidak Punya Ongkos, Tukang Becak Di Sekap Dan Dipukuli Oleh Penumpangnya

Sumenep, Kompasmadura.com – Sungguh nasib tukang becak, yang sudah berusia lanjut sekitar (50) warga Desa Gunggung, Kecamatan Kolor, Kabupaten Sumenep, disekap dan dianiaya penumpangnya sendiri, berinisial (SO) warga Desa Karang Anyar  Kecamatan Kalianget, korban di sekap lantaran penumpangnya tidak punya uang untuk membayar ongkos becak.

Saksi mata yang merupakan warga Desa Karang-Anyar kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. Massuriyanto menceritakan pelaku menyekap korban dari jam 11.00 wib sampai dengan 16.00 wib tidak hanya disekap pelaku juga menganiaya, pelaku juga mengambil uang korban dengan menodongkan sejata tajam kepada korban.

“Sekitar jam 16.00 wib sore, perbuatan pelaku diketahui warga sekitar, yang melihat kejadian itu langsung memanggil warga untuk menolong korban di dalam rumah pelaku,”jelasnya  Minggu (24/07/2016)

Pelaku menyekap korban lantaran tidak punya uang untuk membayar ongkos becak, pelaku mengajak korban kerumahnya berpura-pura ingin mengambil uang, setelah sampai bukan uang yang didapat malah korban di kunci didalam rumah.

“Korban dianiaya dengan dikencingi lalu bajunya di robek setelah itu dimandiin oleh pelaku bajunya diganti oleh baju pelaku,”jelasnya

Beberapa jam kemudian pelaku dibujuk oleh warga untuk melepas korban, dan menghadap kepala Desa Karang-Anyar dan Kepala Desa Gunggung serta keluarga korban, yang menunggu di Balai Desa Karang-Anyar.

“Akhirnya pelaku bersedia melepas korban, dan pelaku di amankan oleh warga dan dibawa ke Polsek Kecamatan kalianget,”terangnya [Sr/Yun]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *