SUMENEP, Kompasmadura.com – RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Bahkan, menjadi Pusat Layanan Kesehatan Inklusif Terbaik di ujung timur Pulau Madura.
Hal tersebut merupakan komitmen rumah sakit milik Pemkab Sumenep ini untuk menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat . Dengan berstatus sebagai rumah sakit umum daerah KELAS B sekaligus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) milik Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Bahkan saat ini, RSUD dr. H. Moh. Anwar tidak hanya melayani kebutuhan medis dasar, tetapi juga mengembangkan layanan unggulan berbasis teknologi modern. Salah satu pencapaian penting adalah menjadi rumah sakit pertama di Madura yang melaksanakan operasi bedah minimal invasif atau tanpa pisau.
Sehingga, menjadi terobosan yang mempercepat pemulihan pasien dan meminimalkan risiko tindakan medis.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes, mengungkapkan, bahwa pihaknya terus mendorong transformasi layanan rumah sakit agar adaptif terhadap kemajuan dunia medis. Yakni, dengan menghadirkan pelayanan kesehatan yang inovatif dan relevan dengan perkembangan teknologi serta dinamika kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks. “
Kami terus berupaya memperkuat tata kelola rumah sakit secara profesional, transparan, dan akuntabel. SDM yang kompeten dan berdedikasi menjadi fondasi utama dalam menjamin mutu layanan.” ujar dr Erliyati, Kamis (12/02/2026).
Dikatakan, berbagai fasilitas penunjang terus diperkuat, mulai dari poli bedah, poli jiwa, poli VCT, Instalasi Rawat Darurat (IRD), hingga Graha Rawat Inap Utama (GRIU). Dukungan teknologi kesehatan seperti layanan radiologi, laboratorium modern, serta 4DCT-Scan turut melengkapi sistem diagnosis yang lebih akurat dan cepat.
Selain itu juga, RSUD dr. H. Moh. Anwar tidak hanya fokus pada pelayanan kuratif, namun, juga aktif dalam pelayanan sosial dan kesehatan inklusif. Yakni, dengan rutin menggelar penyuluhan kesehatan masyarakat serta pemeriksaan mata gratis bagi penyandang disabilitas sebagai bentuk keberpihakan terhadap kelompok rentan.
Ditambahkan, kualitas pelayanan harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Dengan pelayanan yang memuaskan bagi pasien selama menjalani perawatan di rumah sakit akan terus menjadi komitmen bersama.
Dengan pelayanan tenaga medis maupun perawat yang ramah, cepat tanggap, serta memberikan penjelasan yang detail terkait tindakan medis yang dijalani, akan membuat pasien merasa lebih tenang selama masa pemulihan.
“Di awal tahun 2026 RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep berhasil meraih akreditasi paripurna bintang lima, capaian tertinggi dalam standar akreditasi rumah sakit nasional.” tambahnya.
Capaian ini tentu menjadi bukti keseriusan manajemen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada keselamatan pasien.(rus/nin)






