close
SAMPANG

Masih Status Penyintas, Akhirnya Bupati Tervaksin Sinovac

IMG_20210504_150434
Bupati Sampang H. Slamet Djunaidi menunjukkan bukti telah tervaksin.

SAMPANG, Kompasmadura.com – Pada hari Kamis (28/2/2020), Gugus tugas menanganan Covid-19 melakukan vaksinasi yang dilaksanakan di pendopo Bupati Sampang. Namun, orang nomer satu di Kota Bahari tersebut tidak dilakukan vaksinasi lantaran berstatus pengintas atau orang yang pernah terpapar Covid-19.

Hari ini Selasa (4/5/2021), Bupati Sampang H. Slamet Djunaidi akhirnya disuntik vaksin Sinovac. Penyuntikan tersebut bersamaan dengan klaster pelayan publik yakni para notaris di Pendopo Trunojoyo Sampang.

Vaksinasi kepada politisi Nasdem itu karena sudah dan atau telah mendapatkan rekomendasi. Artinya, masyarakat berstatus penyintas Covid-19 bisa divaksin.

“Waktu itu saya masih status penyintas, dan belum bisa divaksin. Alhamdulillah, hari ini bisa sesuai rekom dari tim medis Covid-19,” kata Bupati Sampang H. Slamet Djunaidi.

Sebelum divaksin, di meja satu Bupati Sampang mengikuti pemeriksaan awal untuk pendataan dan dilanjutkan meja dua pemeriksaan kondisi tubuh, kemudian meja tiga penyuntikan vaksin dan berakhir observasi di meja empat.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang Agus Mulyadi menuturkan dilaksanakan karena sebagian penyintas Covid-19, meskipun masih menunggu waktu beberapa bulan. “Jenis vaksin yang disuntikkan adalah sinovac,” ungkapnya.

Agus sapaannya mengimbau seluruh elemen masyarakat terutama para pelayan publik untuk mensukseskan program vaksinasi. Hal itu dinilai penting karena sebagai upaya menekan angka penyebaran Covid-19. “Kita tetap selalu disiplin menerapkan prokes sebagai langkah antisipasi sekaligus memutus penyebaran virus Corona,” sarannya. (Ful/Nin)

Tags : Bupati Sampang