SUMENEP, Kompasmadura.com – Sebanyak empat (4) warga Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terkonfirmasi positif Covid-19, pada Jumat (24/4/2020) sore. Namun dua orang warga Kecamatan Kota Sumenep, satu berasal dari Kecamatan Rubaru dan satu dari Kecamatan Saronggi.
“Mereka itu orang tanpa gejala (OTG),” terang Bupati Sumenep, A Busyro Karim dalam jumpa pers di ruang media center pencegahan dan penanganan Covid-19, Jumat (24/4/2020) malam.
Sementara empat orang tersebut saat ini sudah dalam penanganan tenaga medis dan sudah menjalani isolasi mandiri.
“Tiga laki-laki dan satu perempuan. Unsur Kemenag dan tenaga medis. Katanya
Mereka yang dinyatakan postif Covid-19 tersebut merupakan peserta pelatihan petugas haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya yang digelar pada 9-18 Maret 2020.
Orang nomer satu di lingkungan Pemkab Sumenep menjelaskan, keberadaan mereka sudah sejak awal dilakukan pengawasan (orang dalam pengawasan-ODP), seperti pengawasan dan rapid test bersama peserta pelatihan petugas haji lainnya.
“Bahkan dua kali dilakukan cek kesehatan kepada mereka dan hasilnya dinyatakan negatif. Orangnya sendiri juga tidak merasakan sakit,” ungkapnya.
Pihaknya baru menerima laporan dari Pemprov Jatim jika empat (4) orang itu dinyatakan positif Covid-19 dari hasil swab ulang. Busyro menghimbau pada masyarakat Sumenep, agar terus berhati-hati dan mengikuti anjuran protokol Covid-19 seperti yang disampaikan pemerintah.
“Ayo bersama-sama putus mata rantai Covid-19 ini. Jangan sampai berkembang. Saya tidak ingin ada lagi warga Sumenep yang terpapar Covid-19,” Ujarnyqa.
Bersama Polres, Kodim dan tenaga kesehatan, pemerintah daerah memaksimalkan posko-posko untuk terus melakukan pemantauan , pengawasan dan pencegahan penyebaran Covid-19. (Ras/Nin)






