JAKARTA, Kompasmadura.com – Pekan Olahraga Nasional 2020 kurang dari 10 bulan lagi akan di gelar. Bahkan Menpora Zainudin Amali, menginstruksikan instansi pemerintahan menjadi sarana sosialisasi.
PON 2020 berlangsung di Papua pada 20 Oktober-2 November. Sejumlah persiapan terus dikebut untuk pelaksanaan pesta olahraga tanah air yang ke-20 itu.
“Daerah-daerah lain terutama di instansi pemerintah, di kantor TNI-Polri, kami minta, kami imbau untuk mengkampanyekan PON Papua ini,” kata Amali di Bundaran HI, Minggu (23/2/2020).
Menpora juga mengungkapkan keyakinan bahwa Papua akan mampu menggelar PON 2020. Dia bilang persiapan venue sudah 85 persen.
“Minggu lalu, Saya baru dari Papua. Saya kira persiapannya sudah sesuai dengan jadwal sudah sesuai dengan rencana khususnya untuk venue-venue diharapkan akan siap sebelum tes event. Tes event perkiraan bulan Juli dan ada yang sudah selesai untuk Papua Bangkit, yang akan digunakan untuk pembukaan dan penutupan PON, sudah siap. ” kata Amali.
Amali juga menjelaskan kabar mengenai 10 cabor akan dipertandingkan di luar Papua.
“Kami konsentrasi pada 37 cabang yang akan dilaksanakan di Papua. Tentang kalau ada kemungkinan lain pelaksanaan 10 cabor itu tergantung bagaimana Ketua Umum PON, Pak Gubernur Papua. Jadi tentu beliau yang akan menentukan. Tapi aspirasi yang datang kepada kami cabor-cabor maupun dari berbagai daerah mereka ingin 10 cabor tetap dipertandingkan. ” ujar Menpora
Kontributor : Aprilia
Editor : Nindy






