close
SUMENEP

Wabup Sumenep ; Jalur Penerbangan Solusi Efektif Bagi Wisatawan

IMG_20171010_193547

SUMENEP, Kompasmadura.com – Jalur penerbangan komersial yang di gagas oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui maskapai Wings Air Jenis pesawat ATR 72 dibandara Trunojoyo setempat, solusi efektif menjelang kunjungan Wisata Tahun 2018.

Pasalnya, wisatawan lebih muda untuk singgah atau berdatangan di kabupaten paling ujung timur pulau madura, untuk menikmati suguhan destinasi wisata baik alam, agama maupun budaya.

Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengatakan adanya bandara dengan jalur komersial, selain berdampak dengan adanya peningkatan pada sektor ekonomi, juga menjadi salah satu penunjang keberlangsungan konsep visit sumenep years 2018.

Sebab, wisatawan baik asing maupun nusantara diluar akan mudah mendarat melalui transportasi udara menuju Sumenep.”Maka dari itu, Peningkatan pembangunan bandara bagian dari sarana penunjang adanya program visit sumenep years 2018, wisatawan lebih cepat datang kesumenep,” katanya. Selasa (10/10/2017).

Untuk itu, Paska Penerbangan Komersial di Bandara Trunojoyo, Pemkab akan terus melakukan peningkatan dalam sektor pembangunan Bandara, salah satunya di tahun 2018 mendatang, landasan pacu (Runway) akan lebih diperpanjang hingga 2.250 meter.

Tujuannya dengan perpanjangan runway, membuka beberapa pesawat selain Wings Air ATR 72 dapat landing di bandara trunojoyo. Tambah dia targetnya pesawat besar jenis boeing dapat landing atau mendarat juga di bumi sumekar.

“Bahkan Nantinya dengan mengajukan rute Sumenep-Jakarta, Sumenep-Bali bisa terjadwal di kabupaten sumenep. Kami targetkan tahun 2018 pembangunanya dan hingga selesai,” imbuhnya.

Sementara, Kepastian peningkatan pembangunan bandara trunojoyo, dipertegas pernyataan Presiden RI Joko Widodo yang mengatakan bahwa pemerintah pusat akan mensupport anggaran sebesar Rp150 Miliar, tentunya melalui Anggaran Belanja dan Pendapatan Negara (APBN).

Pernyataan tersebut, disampaikan saat  Kunjungan Kerja (Kungker) Presiden Jokowi ke Kabupaten Sumenep pada tanggal 08 Oktober 2017, saat itu pula Rombongan Keprisidenan tiba dibandara trunoyojo menggunakan jalur udara.

“Yang jelas pembangunan bandara tetap dilakukan secara bertahap menggunakan anggaran dari pusat tersebut, tahun 2018  difokuskan pada penambahan runway sepanjang 2.250 meter, serta terminal, selanjutkan pada tahun 2019 baru peningkatan pembangunan lainnya,” tutupnya. [die/Nin]

Tags : Wabup Sumenep