close
NEWS

Duh, Harga Cabai di Jawa Sudah di Atas Rp 100Ribu

2351266

PEKALONGAN, Kompasmadura.com – Pelan tapi pasti, harga cabe merambat naik hingga menembus Rp 100 ribu per kilogram (kg) di Jawa Tengah. Padahal, banyak sentra produksi cabai di pulau ini.

Masyarakat Pekalongan, Jawa Tengah hanya bisa mengelus dada. Lantaran, harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional sudah di atas Rp 100 ribu per kg. Tolong dicatat, tepatnya Rp120 ribu per kg.

Daryati, seorang pedagang bumbu di Pekalongan, Sabtu (7/1/2017), mengatakan, kenaikan harga cabai rawit ini diduga karena menurunnya produksi di sejumlah sentra cabai, akibat serangan hama.

“Semula harga cabai rawit ini hanya Rp50 ribu per kilogram tetapi sepekan terakhir ini telah menembus Rp120 ribu/ kg. Berdasar informasi, kenaikan harga cabai ini sebabkan banyak tanaman cabai diserang hama sehingga petani gagal panen,” kata Daryati.

Daryati mengatakan, akibat melambungnya harga cabai ini, omset pedagang rontok. Yang biasanya bisa bertransaksi hingga Rp 1,5 juta per hari, kini turun hingga 30%.

“Saat ini, kami mengurangi pembelian cabai karena takut membusuk akibat lama terjual. Dengan adanya kenaikan harga cabai rawit ini, permintaan masyarakat terhadap barang terasa pedas ini turun,” kata Daryati.
Selain cabai rawit, kata Daryati, kenaikan harga juga terjadi untuk sayuran, seperti kubis semula Rp5 ribu naik menjadi Rp9 ribu/kg, dan bawang merah Rp24 ribu naik menjadi Rp30 ribu/kg.

“Adapun untuk jenis cabai merah justru turun, yaitu semula Rp35 ribu/kg turun Rp25 ribu/kg, cabai hijau semula Rp26 ribu/kg turun Rp20 ribu/kg. Kami hanya berharap pada pemerintah mampu mengembalikan kenaikan harga cabai rawit ini agar bisa kembali normal,” katanya.

Pedagang bumbu lainnya, Uswanti (35) mengatakan, tiga hari sebelumnya, para pedagang kesulitan mendapatkan pasokan cabai rawit dari distributor. “Adapun pada hari berikutnya, kami semula mendapatkan pasokan lima kilogram kini hanya mendapatkan separuhnya, yaitu 2,5 kilogram saja,” katanya. [Inilah]

Tags : Cabai