close
SUMENEP

Santapan Rohani, Bulan Suci Ramadhan Sebagai Tempat Mencari Anugrah Muhasabah Diri

IMG_20190517_130133

SUMENEP, Kompasmadura.com – Melalui santapan rohani bulan suci ramadhan 1440 hijriyah, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep gelar siraman rohani satu bulan penuh selama bulan puasa, berlangsung setiap hari Jumat, bertempat di Gedung Korpri Sumenep.

Bahkan acara yang di khususkan kepada Aparatur Sipil Negara (Negara), Kepala jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemkab Sumenep ini telah kali kedua mendatangkan penceramah handal dalam mengisi kegiatan kerohanian tersebut.

Setelah sebelumnya Prof. Dr. KH. Ali Mansyan Muisa mengisi santapan rohani, kini giliran KH. Mujahid Ansori yang datang dari Surabaya kembali mengiai Jumat barokah ceramah rohani Pemkab Sumenep itu.

Sedangkan acara sendiri dimulai sejak pukul 09.00 WIB sampai selesai. Usai mengisi siraman rohani kepada segenap jamaah, KH. Mujahid Ansori menjelaskan kepada awak media bahwa ramadhan tahun ini adalah bulan yang strategis dalam mengemban ilmu yang mumpuni.

“Bulan ramadhan ini adalah bulan yang sangat strategis, untuk kita semua lebih-lebih untuk keluarga besar Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep karena disini banyak kegiatan-kegiatan keilmuan, majelis-majelis pengajian sangat luar biasa,” katanya di depan awak media, Jumat (17/5/2019).

Sementara di bulan suci ramadhan, lanjut dia, kita lebih-lebih harus bisa mengejar muhasabah diri, bagaimana Allah SWT telah memberikan karunia besar yakni negeri makmur.

“Dibulan suci ramadhan ini kita harus banyak melakukan muhasabah anugrah Allah SWT yang cukup besar diberikan ke negeri tercinta ini, dan kita jaga bersama,” tukasnya.

Selain itu, Kiyai Ansori tak lupa juga mengingatkan kepentingan persatuan negara harus dijadikan yang utama, agar umat islam tidak terpecah belah, terutama dalam mengahadapi bulan suci ramadhan.

“Kepentingan persatuan lebih utama, kepentingan negara lebih utama, dari pada kepentingan diri dan kelompok. Karena ini bulan ramadhan, bulan yang sangat strategis untuk melakukan muhasabah diri, dan untuk bangsa,” tutupnya. [Hend/Nin]

Tags : ASN