close
SAMPANG

Bupati dan Istri Santuni 1000 Anak-yatim serta buka puasa bersama di Bulan Ramadhan

IMG-20230330-WA0080
Bupati Sampang H Slamet Djunaidi dan istrnya memberikan sembako dan santunan kepada anak yatim-piatu.

SAMPANG, Kompasmadura.com – Bupati dan istri menyantuni 1000 anak yatim-piatu. Program rutinitas tahunan yang dilaksanakan tiap bulan tersebut, ditempatkan di Pendopo Bupati di Jalan Wijaya Kusuma Sampang, Kamis (30/3/2023).

“Alhamdulillah, hari ini bertepatan dengan bulan pasa’an. Pemerintah kembali menyantuni anak yatim-piatu kurang lebih 1000 anak yang tersebar di 14 Kecamatan,” kata Bupati Sampang H. Slamet Djunaidi.

Bahagia, senyum dan tawa terlihat dari raut wajah anak-anak. Kendatinya, Bupati dan Wabup menyempatkan waktu buka bersama mereka yang telah berlangsung sejak awal kepemimpinannya. “Dan, mereka diundang kesini (Pendopo,red) selain menerima santunan, Pemerintah juga memberikan waktu pada mereka untuk buka puasa bersama kami,” ujar H. Idi suami dari Nyai Mimin Slamet Djunaidi.

Yang perlu diingat adalah, kata dia, kegiatan yang sudah lama berjalan ini merupakan bentuk kehadiran Pemerintah Daerah. Serta memberikan perhatian kepada anak-anak (anak-yatim,red) yang ada di Kabupaten Sampang.

“Semenjak awal kepemimpinan, kami selalu menyantuni anak yatim. Program santunan anak yatim tersebut akan terus berlanjut sebab merupakan hal yang positif,” ujar Bupati Sampang H. Slamet Djunaidi.

“Santunan yang diberikan berupa sejumlah uang tunai dan sembako yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sampang pada momen sakral Ramadhan 1444 H,” sambungnya.

Senada disampaikan istri Bupati sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Sampang H. Mimin Slamet Djunaidi. Dia berharap program ini diadakan setiap satu bulan sekali tersebut dapat bermanfaat secara meluas dan berkelanjutan. “Kami mohon do’a agar Pemkab Sampang dapat terus melanjutkan program ini sehingga kebermanfaatannya dapat semakin meluas,” harapannya.

Untuk mengetahui, sebanyak 1000 anak yatim yang menerima santunan berasal dari 14 Kecamatan di Kabupaten Sampang. Rinciannya, sebanyak 160 orang dari Kecamatan Sampang, 62 orang dari Kecamatan Torjun, 64 orang dari Kecamatan Camplong, 76 orang dari Kecamatan Omben , 48 orang.

Kemudian dari Kecamatan Jrengik, 68 orang dari Kecamatan Tambelangan, 110 orang dari Kecamatan Kedundung, 48 orang dari Kecamatan Robatal, 52 orang dari Kecamatan Karang Penang, 70 orang dari Kecamatan Ketapang, 98 orang dari Kecamatan Banyuates, 60 orang dari Kecamatan Sokobanah, 32 orang dari Pangarengan dan 52 Orang dari Kecamatan Sreseh. (Ful/Nin)

Tags : Bupati SampangSantunan anak yatim