SUMENEP

Satpol PP Sumenep Gencarkan Sosialisasi Larangan Rokok Ilegal

SUMENEP, Kompasmadura.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumenep terus gencar mensosialisasikan larangan penjualan rokok ilegal. Hal tersebut dalam rangka mencegah peredaran rokok ilegal di wilayah ujung timur pulau Madura.

“kami terus mengedukasi masyarakat melalui sosialisasi tentang larangan penjualan rokok ilegal kepada para pedagang maupun pemilik warung kelontong, diseputar kota hingga ke pelosok desa,” ungkap Kasatpol PP Sumenep Ach. Laily Maulidy, Rabu (28/11/2022).

Menurutnya, dalam kegiatan operasi yang dilaksanakan beberapa waktu lalu setidaknya ada 63 toko yang disasar yang tersebar hampir di setiap kecamatan. Dari 63 toko tersebut, Satpol PP Sumenep dan pihak terkait menyita sekitar 50 ribu batang rokok ilegal. Setidaknya Satpol PP dan tim gabungan menemukan 104 merek rokok ilegal.

Diakui, jika ternyata pemilik warung di pelosok desa juga kurang memahami pelanggaran tentang peredaran rokok ilegal. Mereka hanya menerima dari pemasok dan menjualnya pada konsumen. Dan ternyata konsumen banyak yang tertarik karena harganya yang murah dan sangat terjangkau sehingga rokok yang dilarang itu laris manis.

“kenyataan tersebut membuat kami harus ekstra dalam terus melakukan sosialisasi dan edukasi terkait pelanggaran rokok ilegal kepada masyarakat.’tandasnya.

Dikatakan mantan Kabag Perekonomian Setdakab Sumenep ini, tetap berharap, dengan sosialisasi dan edukasi tersebut, pedagang maupun penjual dapat memahami tentang regulasi rokok ilegal tersebut. Sehingga pemilik warung nantinya akan menolak ketika ada pihak-pihak yang hendak memasok rokok ilegal.

“pada akhirnya masyarakat akan tahu aturan perdagangan rokok yang harus dilengkapi pita cukai resmi dari pemerintah, sehingga, ketika ada yang melanggar aturan, masyarakat dapat melaporkan hal tersebut agar bisa petugas akan langsung mengambil tindakan,” pungkasnya.(rus/nin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *