SAMPANG

Dua Tahun Fakum. Akankah Kabupaten Sampang Raih Adipura 2022?

SAMPANG, Kompasmadura.com – Setelah dua tahun tidak ada penganugerahan piala Adipura karena pandemi Covid-19. Tahun ini, penilaian terhadap Kabupaten/Kota di bidang kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan tersebut kembali digelar oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Penilaian terhadap Kabupaten/Kota dilakukan selama dua hari. Yakni mulai 12-13 Oktober 2022. Penilaian dilakukan langsung oleh utusan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pusat dan Provinsi Jatim.

“Hari ini masih tahap penilaian oleh tim mas,” kata kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang A. Faisol Ansori, Rabu (12/10/2022).

Namun seiring perubahan indikator penilaian, Faisol menyampaikan jika sebelumnya penilaian Adipura hanya fokus pada kebersihan dan penataan ruang di area perkotaan,. Tahun ini, lebih fokus pada pengelolaan, penanganan dan pengurangan sampah yang tertuang dalam kebijakan strategi daerah (Jakstrada).

“Bagi Pemkab Sampang untuk meraih Piala Adipura tetap harus optimis. Karena kamu sudah berupaya bagaimana pihak – pihak terkait ikut andil,” kata Faisol saat diwawancarai kompasmadura.com.

Segala indikator penilaian sudah disiapkan. Mulai dari penanganan sampah melalui tempat pengolahan sampah terpadu (TPST), hingga upaya pengadaan bank sampah induk.

“Jika tahun ini mendapat Adipura lagi, itu anugerah yang kelima,” ujarnya. Sementara waktu para Pedagang Kaki Lima (PKL) ditertibkan hingga penilaian Adipura berakhir. “Sementara ditertibkan, PKL yang berjualan di area taman dan Jalan Raya protokol,” sambungnya. (Ful/Nin)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *