close
SAMPANG

Pemulangan Pengikut Syi’ah Tunggu Jadwal, Bupati Akan Gunakan Dana Pribadi

IMG_20220114_141325
Bupati Sampang H. Slamet Djunaidi

SAMPANG, Kompasmadura.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang berupaya keras sejumlah mantan pengikut Syi’ah segera pulang ke kampung halamannya. Bupati Sampang H. Slamet Djunaidi telah melakukan koordinasi dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Hanya saja hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) masih menunggu jadwal pemulangan mantan pengikut aliran Syiah yang mengungsi di Rumah Susun (Rusun) Jemundo Sidoarjo Jatim. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Sampang H. Slamet Djunaidi usai peresmian gedung Wicaksana Laghawa Polres setempat, Jum’at (14/1/2022).

“Semua all proses soal pemulangan mereka. Dan kami sudah komunikasi dengan Ibu Khofifah soal pemulangan saudara kita di Sidoarjo, tapi masih nunggu jadwalnya,” katanya kepada awak media.

Dalam kurun waktu dekat, kata H. Idi panggilan akrabnya menyampaikan dalam waktu dekat mereka akan kembali kumpul bersama saudara di Sampang. Karena langkah langkah pemerintah telah dilakukan.

“Insyaallah, pertengahan bulan ini mereka bisa pulang. Alhamdulillah, masyarakat setempat merespon baik, semoga saja pemulangan ini segera terealisasi,” tutupnya,” ujar orang nomer satu di Pemkab Sampang itu.

Mantan Anggota DPR RI itu menuturkan pemulangan itu butuh penyiapan. Misalnya, pembangunan rumah, pekerjaan dan pendidikan untuk anak-anak termasuk pekerjaan. Setiap KK pemerintah juga mengusulkan kepada Pemprov Jatim agar mereka mendapatkan subsidi dan bantuan.

Dia menerangkan, pemulangan mantan pengikut Syiah itu butuh kajian mendalam dan perencanaan yang matang,” kata politisi partai Nasdem. “Jika langkah dan upaya kami masih selalu menunggu jadwal dari provinsi, maka tetap dipulangkan dengan biaya sendiri,” kata H. Idi dengan tegas. (Ful/Nin)

 

Tags : Bupati Sampang