close
HUKUM

Tega, Kakek Setubuhi Gadis Berusia 16 Tahun

IMG_20200519_010604
Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang memberikan keterangan kepada insan press.

SAMPANG, Kompasmadura.com – Ahmad atau H. Ainul Rofiq (52) warga Dusun Kramat Desa Mandangin Sampang, akhirnya diringkus Polres Sampang tanggal 14 Mei 2020. Pasalnya, pria berusia 52 Tahun itu tersandung kasus pemerkosaan terhadap Aisyah (16) nama samaran asal pulau Mandangin.

Pelaku tersebut tercatat sebagai Perangkat Desa, yakni keamanan Desa Mandangin Sampang. Pelaku melakukan aksinya dengan cara mengancam si korban.

Kronologis kejadiannya, terjadi pada Minggu (10/5/2020) sekitar pukul 21.00 WIB, korban bersama pacarnya sebut saja Apin sedang pacaran yang diduga akan lakukan perbuatan mesum di hutan tepatnya Dusun Candin Desa Mandangin Sampang. Berselang kemudian, si pelaku datang dan si pacarnya lari ketakutan meninggalkan Aisyah (korban,red).

Aisyah bersama pacarnya akan membawa mereka ke Balai Desa atas laporan dugaan mesum. Namun, si Aisyah merasa ketakutan dan tidak mau dibawa ke balai Desa.

Dengan dana santai Ahmad atau H. Ainul Rofiq (pelaku,red) berkata kepada korban ‘jika tidak mau dibawa ke balai, kamu harus melayani pelaku”. Akhirnya, Aisyah mengabulkan keinginan si pelaku di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Usia melakukan aksinya, Aisyah dilepas dengan rasa menyesal dan trauma.

Mendapat kabar dan viral di media, per tanggal 14 Mei 2020, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres Sampang melakukan penangkapan terhadap pelaku. Saat penangkapan di rumah kediamannya, pelaku tanpa ada perlawanan.

“Barang bukti beserta pelakunya sudah kami amankan,” kata Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang pada konferensi pers, Senin (18/5/2020).

Atas perbuatannya, kata Didit sapaannya, tersangka dijerat dengan Pasal 81 Ayat (1), Subs Pasal 82 Ayat (1) Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang kekerasan seksual terhadap anak. “Ancaman hukuman 15 Tahun penjara,” pungkasnya. (Ful/Nin)

Tags : Kasus Pemerkosaan