close
HUKUM

Sering Jadikan Bali, Kapolsek Gencar Lakukan Patroli

IMG_20200430_110956
Para Muda-mudi mengurus kendaraan roda dua usai disita lantaran main balapan liar.

SUMENEP, Kompasmadura.com – Jelang buka puasa, perbatasan Jalan (Sumenep-Pamekasan) dan pelabuhan Aeng Panas Pragaan Sumenep sering kali dijadikan balapan liar para muda-mudi. Hal itu meresahkan masyarakat serta menggunakan pengguna jalan.

Moh. Anwar (46) salah satu warga menuturkan sekitar pelabuhan Aeng Panas ini tiap bulan ramadhan selalu jadikan tempat tongkrongan dan balapan liar. “Biasanya mereka pada sore hari jelang buka puasa,” ujarnya.

Selain itu juga berharap, pihak kepolisian lakukan patroli guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. “Bisa jadi tawuran antar pemuda seperti kasus yang di Robatal Sampang,” kata pria kelahiran Pamekasan itu.

Kapolsek Prenduan Iptu Supriyadi mengatakan, bermula informasi dari warga adanya balapan liar, dirinya bersama anggota bergerak cepat melakukan tindakan mendatangi TKP balapan liar (Bali). Al-hasil, di TKP diketahui muda-mudi nungkrong sebagian lakukan balapan liar.

“Kami telah mengamankan sebanyak 7 unit kendaraan sepeda motor,” katanya. Menngingat kata Kapolsek, jalan tersebut merupakan jalur protokol. “Jadi sangat mengganggu masyarakat khususnya pengguna jalan,” ujar Supriyadi. Kamis (30/4/2020)

Pihaknya menghimbau kepada para pemuda/remaja tidak ada lagi yang melakukan balapan liar. Dia menjelaskan, selain mengganggu kepada pengguna jalan, juga keselamatan diri mereka.

“Soal ini juga tanggungjawab bersama, jadi kmai mengharapkan kepada orang tua dan masyarakat ikut andil. Mari kita lebih banyak beribadah dari pada nungkrong di pinggir jalan apalagi melakukan balapan liar,” pesannya. (Ful/Nin)

Tags : Balap liar