close
SUMENEP

API Berunjuk Rasa di Depan Kantor DPRD Sumenep

IMG-20200309-WA0081-620×330

SUMENEP, Kompasmadura.com – Sejumlah pemuda yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda Timur Daya (API) berunjuk rasa di depan kantor DPRD Sumenep.

Pihaknya memprotes alih fungsi lahan pertanian menjadi tambak udang di Kecamatan Batang-Batang, Gapura, Dungkek, dan Batuputih dalam beberapa tahun terakhir.

“Anggota dewan harusnya tegas menyikapi maraknya tambak udang di wilayah timur daya. Jangan hanya berpihak pada pemodal. Jangan korbankan rakyat kecil,” kata Korlap aksi API, Ali Wafa, Senin (09/03/2020).

Selain berorasi, mereka juga membentangkan sejumlah poster. Di antaranya bertuliskan ‘Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten Sumenep Pindah ke Luar Kota’.

“Sampai saat ini kami belum bisa bertemu dengan Komisi II DPRD Sumenep, karena selalu berdalih kunjungan ke luar kota. Mungkin kantornya sudah pindah ke luar kota,” ucapnya

Bahkan menilai pengawasan anggota dewan semakin lemah. Akibatnya, hak rakyat semakin tergadaikan. Padahal seharusnya, anggota dewan sebagai wakil rakyat berpihak pada kepentingan rakyat.

Selain itu juga meminta agar anggota dewan bisa mendesak pemerintah agar objektif dan selektif dalam mengeluarkan izin operasi tambak udang. Tanpa ada pengawasan yang ketat, maka rakyat kecil yang akan menjadi korban.

“Ijin harus sesuai dengan RTRW. Jangan asal memberi ijin pada investor tambak udang. Wakil rakyat harusnya bisa menekan pemerintah daerah agar tidak gampang mengeluarkan ijin operasi tambak udang,” tegasnya.
Ketua DPRD Sumenep, Hamid Ali Munir menemui para pengunjung rasa di depan kantor DPRD. Namun massa menolak dan meminta untuk bertemu Komisi II.

Para pengunjuk rasa kemudian meminta ijin kepada Ketua DPRD untuk masuk dan memeriksa ruangan Komisi II. Setelah mereka melihat sendiri bahwa memang tidak ada anggota Komisi II di ruangan. (Ras/Nin)

Tags : DemoKantor DPRD