close
PENDIDIKAN

Persiapan Menuju IAINU, STIT Al-Ibrohimy Studi Wawasan ke UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

IMG_20200118_144328

BANGKALAN,Kompasmadura.com – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Ibrohimy Bangkalan tengah mempersiapkan diri untuk menjadi Institute Agama Islam Nahdlatul Ulama melakukan Studi Wawasan ke UIN Sunan Kaliga Yogyakarta pada Rabu (15/01/2020).

Segenap jajaran akademika yang dibawa Dr. Usman, M.Pd selaku ketua rombongan, serta beberapa dosen pendamping dan 90 mahasiswa STIT Al-Ibrohimy Bangkalan, berjalan penuh semangat memasuki Auditorium Utama UIN SUKA Yogyakarta.

Namun setiba diruangan istimewa itu sudah siap menyambut jajaran akademika mulai dari Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan yaitu Dr. Ahmad Arifi, M. Ag., Prof. Dr. Ema Marhumah selaku Dekan II, M. Ag., Dr. Karwadi, S.Ag, M.Ag sebagai Kaprodi PAI, Kaprodi PIAUD Dr. Hj. Erni Munastiwi, M.M. serta beberapa dosen lainnya.

Selain itu juga Dr. Mukowwim selaku Dekan III langsung memulai dan memberikan kesempatan pertama pihak IANU Bangkalan untuk sambutan. Moh Jamaluddin Imron, M.Pd., selaku wakil ketua II menyampaikan terima kasih kepada UIN Sunan Kalijaga yang telah menerima kerja sama ‘Studi Wawasan’.

“Dan yang perlu diketahui Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN SUKA sebagai satu-satunya Fakultas yang mengelola 17 program studi terbanyak di dunia pergurun tinggi (PT) ini, ” Papar pria yang kerap disapa Jamal.

Bahkan pihaknya sengaja memilih UIN SUKA sangat tepat untuk dijadikan tempat dalam mempertajam pengetahuan, mendulang pengalaman serta melebarkan wawasan STIT Al-Ibrohimy yang saat ini telah bersiap-siap menjadi Institut Agama Islam Nahdlatu Ulama Al-Ibrohimy Bangkalan.

Selanjutnya, Dr. Ahmad Arifi, M.Ag., memutarkan video profil universitas UIN Suka, menariknya lagi mahasiswa yang dibawa oleh IANU juga diberikan Kesempatan bergantian mengajukan pertanyaan dalam sesi diskusi yang berjalan penuh semangat,

Antusiasme mahasiswa yang tak ingin menyia-nyiakan kunjungan tersebut, bahkan beberapa pertanyaan yang disampaikan untuk mendalami wawasan harus rela dijawab singkat mengingat waktu acara yang terbatas.

Kini STIT Al-Ibrohimy dengan bekal pengalaman dari program Studi Wawasan ini, diharapkan menjadi pelecut semangat setiap mahasiswa dan dosen untuk lebih memaksimalkan potensi dirinya masing-masing.

“Bagi STIT Al-Ibrohimy Bangkalan, ilmu yang didapat dari UIN Suka menjadi kegiatan yang bersifat evaluatif serta konstruktif untuk terus menuju Institut Agama Islam pertama di Bangkalan. Doakan perjuangan ini segera terwujud.” Tutup Jamal. (Mal/Nin)

Tags : STIT