close
POLITIK

Polemik Dana ADK, DPRD Agendakan Panggil Camat dan Lurah

IMG_20200114_234846
Nasafi Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sampang.

SAMPANG, Kompasmadura.com – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang tidak mau gagabah dalam mengambil keputusan terkait polemik penggunaan Anggaran Dana Kelurahan (ADK) TA 2019.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Sampang Nasafi kepada rekan-rekan pers di ruang kerjanya, Selasa (14/2/2020).

Politisi Fraksi PAN mengatakan, dirinya telah melakukan rapat internal komisi terkait hal tersebut. Keputusannya, terlebih akan memanggil rekan mitranya seperti DPMD, Inspektorat, Dispendukcapil, Camat dan lurah.

“Secepatnya mungkin kami panggil, baru setelah itu kami akan tinjau seperti apa saja temuannya,” katanya.

Ini merupakan tanggungjawab instansinya terutama bagian pengawasan. Terutama penggunaan anggaran 2019, termasuk yang ADK.

“Baru setelah itu, kami berinisiatif akan ke lokasi pekerjaan. Seperti apakah detailnya pekerjaan dari dana ADK itu,” ujar Nasafi.

Untuk diketahui, dana ADK Tahun Anggaran 2019 kurang lebih senilai Rp 7 miliar. Anggaran miliaran rupiah itu salah satunya diperuntukkan untuk pembangunan infrastruktur, seperti saluran, gorong-gorong dan lain-lainnya.

Namun, temuan di lapangan pekerjaan itu jauh dari kata bagus. Diduga, pelaksana ADK dari konsultan perencana, konsultan pengawas dan kontraktor pelaksana dinilai kurang serius menggunakan anggaran dengan selayaknya. (Ful/Nin)

Tags : Komisi I DPRD