close
PENDIDIKAN

Mahasiswa PGMI STIT Al-Ibrohimy Rilis Buku Anak Anak Berbahasa Madura

IMG_20200105_152052

BANGKALAN, Kompasmadura.com – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Ibrohimy (PGMI STITAL) Bangkalan merilis buku perdana. Buku itu adalah komik anak-anak dengan berbahasa Madura. Sabtu (04/01/2020).

Dengan adanya buku tersebut tiada lain sebagai media pembelajaran dalam melestarikan bahasa daerah dengan kumpulan cerita fabel berbahasa Madura.

Aminullah selaku dosen STIT Al-Ibrohimy Galis mengatakan, saat ini karya tulis mahasiswanya sedang tahap sosialisasi ke beberapa sekolah dasar di Madura, diantaranya MI Miftahul Ulum Sumur Tengah Pamekasan dan MI Miftahul Ulum Congkop Tlambah Sampang.

“Agar lebih bermanfaat maka buku ini target kami bisa dikonsumsi oleh kalangan pendidik yang fokus melestarikan bahasa Madura.” Ucap dia.

Dosen muda itu berharapa agar hasil karya ilmiah mahasiswanya bisa menjadi jendela pengetahuan baru yang mampu menarik minat belajar.

“Kami berharap buku ini bisa bermanfaat kepada tenaga pendidik sebagai bahan ajar untuk anak didiknya,” kata dia.

Dijelaskan oleh dia, bahwa hal ini dilakukan dalam rangka tugas UAS mata kuliah yang diampunya, untuk mahasiswa PGMI semester satu.

” Memang ini tugas kuliah. Yaitu membuat buku bacaan untuk anak-anak dalam bahasa Madura. saya melihat mata pelajaran bahasa daerah di sekolah butuh sentuhan tangan-tangan kreatif agar lebih menarik dan membuat anak didik tertarik.” Papar dia.

Selanjutnya, imbuh Amin dan mahasiswa nya akan mensosialisasikan dan mendistribusikan buku anak-anak berbahasa Madura itu di daerah Bangkalan.

Sementara itu, Moh Hasan Selaku Kepala Sekolah MI Miftahul Ulum Sumur Tengah Pamekasan, sangat mengapresiasi ide cemerlang dari para mahasiswa PGMI STIT Al-Ibrohimy Bangkalan.

“Kami akui bahwa bahasa daerah seakan tidak menarik lagi untuk dipelajari bagi anak-anak saat ini. Nah, kami sangat mengapresiasi dengan karya para mahasiswa STITAL ini, pihak sekolah memang butuh para guru yang kreatif dan inovatif dalam rangka mengonsep pembelajaran di kelas”. Ujar dia. (mal/nin).

Tags : PGMI