close
PENDIDIKAN

Wabup Sumenep Berharap, Melalui Festival Musik Pelajar Melahirkan Grup Band Handal

IMG_20191108_214340

SUMENEP, Kompasmadura.com – Sebanyak 17 band pelajar mengikuti Festival Musik Pelajar se-Madura dan se-Tapal Kuda 2019, yang diadakan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Kabupaten Sumenep.

Namun peserta belasan group band pelajar SMA sederajat itu, yakni rinciannya 12 peserta dari Kabupaten Sumenep, 1 peserta dari Banyuwangi, 2 peserta dari Bondowoso, 1 peserta dari Pamekasan dan 1 peserta dari Kabupaten Situbondo.

“Saya menyambut baik dan mengapresiasi terlaksananya acara ini, sebagai media bagi para pelajar untuk mengekspresikan diri melalui karya dan kreativitasnya, khususnya seni musik, karena mengembangkan kreativitas membutuhkan ruang untuk meningkatkan kemampuannya,” kata Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Achmad Fauzi, SH, pada pembukaan festival di Gedung KORPRI, Jum’at (08/11/2019).

Pihaknya juga menyatakan, dirinya untuk mendukung kreativitas pelajar dan pemuda, menyediakan ruang yang dikemas dalam Panggung Kreasi Anak Negeri pada Ngopi Bareng dan Akustikan setiap Sabtu malam di Taman Potre Koneng (Taman Bunga).

“Saya sengaja menyediakan ruang kreativitas untuk menampung bakat dan potensi pelajar dan pemuda baik di dunia musik maupun seni dan budaya lainnya. Jadi silahkan yang berminat tampil gelaran itu mendaftarkan diri di Rumah Aspirasi Pemuda (Ruas) Sumenep,” kata politisi PDI Perjuangan.

Wakil Bupati Achmad Fauzi membuka festival musik pelajar ditandai dengan bermain drum dilanjutkan dengan bernyanyi yang disambut meriah oleh pelajar dan peserta festival.

Wabup berharap, melalui festival musik pelajar itu melahirkan grup band dan musikus-musikus handal Sumenep dan Madura, karena masyarakat Madura potensinya luar biasa di dunia musik, bahkan telah menjadi musisi nasional.

“Banyaknya potensi itu perlu terus digali dengan berbagai cara seperti festival ini, mengingat grup musik maupun musikus hebat saat ini, berangkat dari bawah hingga tenar. Yang jelas menjadi orang sukses, butuh perjuangan, kerja keras, waktu dan proses,” ungkap Achmad Fauzi Wabup Sumenep.

Sementara itu Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Sumenep, Sugiono Eksantoso mengungkapkan, festival itu digelar untuk mengajak pelajar melakukan kegiatan positif di luar akademik, dalam rangka meningkatkan bakat dan kreativitasnya. Harapannya, agar pelajar menyalurkan bakatnya pada kegiatan positif, sehingga tidak terjerumus pergaulan negatif seperti minum-minuman keras dan narkoba.

“Festival musik tahun ini adalah yang pertama kali dilaksanakan, sehingga kami rencanakan tahun depan tidak hanya se-Madura dan se-Tapal Kuda, namun diikuti oleh seluruh SMA sederajat se-Jawa Timur,” pungkasnya.

Festival musik pelajar se-Madura dan se-Tapal Kuda 2019 memperebutkan piala tetap Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi dan piala bergilir. (Rie)

Tags : Festival musikWabup Sumenep