close
PENDIDIKAN

Wabup Sumenep Berharap Kegiatan ini Terus Di Kembangkan Untuk Memberikan Wadah Penguatan Kebudayaan Masyarakat Masa Lalu

IMG_20190926_210227
Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, saat menaikkan layang-layang

SUMENEP, Kompasmadura.com – Puluhan layang-layang berbagai jenis dan bentuk mengudara memeriahkan Festival Layang-layang SMA dan SMK 2019, di Lapangansepakbola Sepakat Kecamatan Lenteng.

“Saya atas nama pemerintah daerah mengapresiasi digelarnya festival layang-layang bagi siswa SMA sederajat itu, alasannya melalui kegiatan itu bisa menggali potensi kreativitas dan inovasi, sekaligus sebagai media pendidikan budaya tradisional bagi generasi muda,” kata Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Achmad Fauzi, SH, pada Pembukaan Festival Layang-layang, Kamis (26/09/2019).

Wabup berharap, kegiatan seperti itu terus dikembangkan untuk memberikan wadah penguatan kebudayaan masyarakat masa lalu, karena selain bentuk kreativitas juga mengandung nilai dan filosofi kuat yang sangat cocok di era teknologi informasi saat ini.

Namun bermain layang-layang mengandung nilai dan filosofi untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekompakan mulai proses membuat layangan hingga menaikkannya ke udara.

“Saat ini, anak-anak lebih tertarik menghabiskan waktunya untuk bermain gadget di rumah, padahal semestinya di usia belia harus menghabiskan waktunya di luar bersama temen-temannya untuk perkembangannya,” ujarnya.

Festival layang-layang merupakan agenda tengah semester SMA Negeri 1 Lenteng, diikuti oleh 50 peserta dari siswa SMA/SMK se-Kabupaten Sumenep.

Wakil Bupati Achmad Fauzi usai membuka festival layang-layang mendapat kehormatan untuk pertama kalinya bermain dan menaikkan salah satu layangan peserta.

Pihaknya berharap, lembaga pendidikan SMA/SMK di Sumenep untuk melakukan kegiatan pendidikan di luar kelas dengan berbagai kegiatan yang mampu membangun kreativitas dan inovasi peserta didiknya.

“Itu dilakukan guna mencetak siswa sebagai generasi penerus memiliki bekal semangat kompetensi, jiwa wirausaha, mandiri, sportivitas, kreatif dan inovatif, agar bisa bersaing di era revolusi industri 4.0,” ungkap Wabup Achmad Fauzi.

Sementara Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Lenteng, Budi Hartono mengungkapkan, pihaknya tidak hanya menggelar festival layang-layang, namun juga mengadakan bazar kewirausahaan serta pentas seni.

“Kami di kegiatan itu juga menampilkan berbagai keberhasilan siswa SMA/SMK termasuk para pendidik dan kependidikan, seperti siswa SMA Negeri 1 Gapura sebagai juara kedua olimpiade tingkat nasional dan Tim pencak silat SMAN 1 Gayam juara harapan satu di O2SN,” pungkasnya. (sum/red)

Tags : Festival layang- layangSMAN 1 LentengWabup Sumenep