close
HUKUM

Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Proyek Pokmas Dinilai Mandek, Kejari Sampang Didemo

IMG_20190626_202329
Korlap aksi Habib Yusuf Assegaf menyampaikan aspirasinya depan Kejari Sampang.

SAMPANG, kompasmadura.com – Sejumlah pemuda yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda Sampang (Alips) melakukan aksi ke Kantor Kejari Sampang, Rabu (26/6/2019). Koprs Adhiyaksa dibawah pimpinan Maskur diminta menuntaskan serta mengusut tuntas kasus dugaan korupsi Proyek Kelompok Masyarakat (Pokmas) berupa gedung Sekolah TK yang berlokasi di Desa Anggersek Kecamatan Camplong senilai Rp 400 juta.

“Kasus ini sudah kami laporkan, namun penanganannya hingga saat ini belum dilanjutkan,” ujar Korlap aksi Habib Yusuf Assegaf.

Dengan begitu, lanjut Habib, proyek yang bersumber dari dana hibah Provinsi Jatim Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tersebut dinilai tidak sesuai RAP. Karena hingga saat ini, pekerjaan pokmas belum selesai sehingga berpotensi adanya kerugian negara.

“Kami dan pemuda mendorong dan meminta bapak Kejari menuntaskan kasus ini sesuai laporan yang disampaikan,” ujarnya.

Karena, Habib menilai penanganan kasus tersebut dinilai mandek. “Bagaimana Kejaksaan bisa menyelesaikan kasus ini sesuai harapan kami,” tuturnya menggunakan pengeras suara.

Menanggapi hal itu, Kejari Sampang Maskur mengakui telah melanjutkan laporan kasus dugaan korupsi proyek Pokmas. Namun dalam mendalami kasus ini tentunya sesuai SOP.

“Berikan waktu untuk menyelesaikan dugaan kasus ini. Apapun hasilnya nanti kami sampaikan bersama, hal itu bentuk transparansi kami,” ujar Maskur dihadapan massa. (ful/Nin)

Tags : Kantor kejariProyek