close
POLITIK

100 Hari Kerja Bupati bersifat Seremonial, Konsep yang ditawarkan belum Terwujud secara Konkret

IMG_20190508_132931
Ketua DPRD Sampang Juhari.

SAMPANG, kompasmadura.com – Sederet program 100 hari Bupati Sampang dan Wabup Sampang telah dilaksanakan di beberapa OPD Pemkab Sampang. Pasangan ini dinilai tak ada gebrakan bahkan miskin implementasi terkait jargon “Sampang Hebat Bermartabat ” sebagaimana yang digaungkan.

Penilaian ini disampaikan Ketua DPRD Sampang Juhari kepada kompasmadura.com, Rabu (8/5/2019). Menurutnya, dalam kiprahnya sejauh ini belum ada gebrakan yang benar-benar mampu dirasakan langsung masyarakat.

Keduanya juga dinilai masih terlihat kebingungan dengan visi-misi yang ingin dicapainya dan bagaimana cara mencapainya. Konsep yang ditawarkan pasangan ini saat kampanye, belum diwujudkan secara konkret.

’’Duet ini masih terlihat kaku dan miskin inovasi. Mungkin tahun depan baru terlihat hasilnya. Program mana saja yang dia launching belakangan ini bisa terlihat tahun depan,” katanya.

Program yang diklaim sebagai cerminan fondasi pembangunan lima tahun ke depan, dinilai baru sebatas seremonial, peluncuran atau launching. Pasalnya, program yang dilaksanakan OPD tersebut merupakan program yang telah dicanangkan periode sebelumnya.

“Tidak ada gebrakan serius dalam seratus hari kepemimpinan bupati dan wakil bupati, semuanya bersifat seremonial,” katanya.

Untuk itu, politisi PKB menegaskan program-program yang dicanangkan harus dikerjakan serius dengan melibatkan orang-orang profesional sesuai bidangnya masing-masing.

Supaya benar-benar dan mampu membuktikan janjinya untuk mewujudkan “Sampang Hebat Bermartabat”. Untuk itu, masa kerja mengoptimalkan birokrasi dan memaksimalkan kinerja aparatur sipil negara (ASN) serta mengfungsikan semua perangkat daerah sebagaimana mestinya. [ful/Nin]

Tags : Ketum DPRD