close
POLITIK

Surat Suara DPRD Kabupaten di Rutan Klas IIB Kurang, KPU Sumenep Sulit Dihubungi

IMG_20190417_184008

SUMENEP, Kompasmadura.com – Diduga karena kelalaian penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep serta jajarannya, banyak surat suara kurang tidak sesuai dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT). Rabu, (17/04/2019)

Hal ini juga terjadi di Rumah Tahanan Negara (Rutan) klas IIB Sumenep. Seperti yang disampaikan Kepala Rutan, Beni Hidayat bahwa sejumlah DPT di Rutan sebanyak 312, namun surat suara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten berjumlah 310 kurang dua lembar surat suara.

“Surat Suara jumlahnya pas-pasan, bahkan untuk pemilihan DPRD Kabupaten kurang dua lembar,” kata Beni Hidayat kepada awak media.

Bahkan menurut Beni sapaan akrab Kepala Rutan Sumenep, Sekitar 75 orang warga binaan rumah tahanan negara (Rutan) Klas IIB Sumenep, tidak dapat menyalurkan hak pilihnya lantaran tidak masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019.

“Jumlah warga binaan Rutan Klas IIB saat ini sebanyak 312 orang. Namun yang terdaftar sebagai pemilih hanya 235 orang. Ada sekitar 77 orang yang tidak masuk DPT. Dari 77 orang itu, satu di antaranya anak-anak dan dua anggota Polri. Jadi warga binaan yang memiki hak pilih namun tidak masuk DPT ada 74 orang,” paparnya.

Untuk itu, Sambung Beni, dirinya mengaku sudah konfirmasi kepada pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep. Namun mereka menjawab sudah keputusan mutlak yang tidak bisa diubah lagi.

“Jawaban mereka itu sudah merupakan keputusan mereka. Jadi kami hargai keputusan mereka,” tambahnya.

Sementara pihak KPU Sumenep hingga berita ini diterbitkan belum bisa dimintai keterangan. Lima komisioner KPU nomor selulernya secara bersamaan tidak aktif. [Hend/Nin]

Tags : KPURutan II B Sumenep