close
POLITIK

Diduga Fitnah Capres 02, Kapolsek Pamekasan Dilaporkan Kebawaslu

IMG_20190405_031935
Relawan dan masyarakat pendukung Capres 02 saat mendatangi kantor Bawaslu Kabupaten Pamekasan.

PAMEKASAN, Kompasmadura.com – Diduga menfitnah salah satu Calon Presiden (Capres) nomor urut 02 Prabowo-Sandi, yang diduga dilakukan oknum Kapolsek Kota Pamekasan yang terekam video amatir warga, Relawan dan masyarakat pendukung Capres 02 mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pamekasan,

Kedatangan anggota Partai Gerindra, FPI, LPI dan masyarakat pendukung 02 tersebut, berinisiatif untuk melaporkan dan menindak lanjuti aduan warga Pamekasan, terkait diduga sambutan Kapolsek Kota yang terekam video amatir yang viral di media sosial sangat merugikan Capres 02, karena dinilai menfitnah Prabowo-Sandi.

“Itu jelas fitnah sambutan Kapolsek Kota, yang didalam video tersebut mengatakan, jika salah satu Capres menang, Maka NKRI akan dibubarkan dan Pancasila akan dirubah menjadi Khilafah. Meski dalam video tersebut tidak menyebutkan salah satu Paslon, tetapi dalam sambutannya itu sudah mengarah kepada Paslon 02,” tutur Khairul Kalam, Bendahara sekaligus tim pemenangan Capres 02, setelah selesai pelaporan di Kantor Bawaslu Kabupaten Pamekasan, Madura, Jatim, Kamis (04/04/2019).

Sementara, dari pihak Bawaslu Kabupaten Pamekasan masih belum bisa menindak lanjuti dan mengambil tindakan, karena harus diinvestigasi selama tujuh hari dan meminta surat pengajuan pelapor itu untuk melengkapi.

“Baru setelah dilengkapi surat fermemnya dari pelapor, seperti KTP, barang bukti di register kita pleno ke pimpinan baru diinvestigasi dan baru laporan ini bisa ditindak lanjuti apa tidak. Ini masih tahap awal cuma pelaporan,” ungkap Khotib Ubaidillah, Devisi Pengawasan Bawaslu Kabupaten Pamekasan, setelah selesai menemui Relawan dan masyarakat pendukung Capres 02 di Kantor Bawaslu Pamekasan.

Pihaknya akan segera memproses laporan tersebut meski sampai masa tenang, kalau surat registrasinya lengkap dari pihak pelapor. [Riski/Nin]

Tags : Bawaslu