close
SUMENEP

Tahun 2019 Sumenep Optimis Jadikan Kabupaten Layak Anak

IMG_20190329_120048
Kepala DP3AKB Sumenep, Ir. H. Herman Poernomo, MM. Saat Dimintai Keterangan Oleh Kompasmadura.com. (Foto : Hend)

SUMENEP, Kompasmadura.com – Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, saat ini tengah memprioritaskan program unggulan untuk menjadikan Kabupaten Layak Anak. Kabupaten/Kota yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak. Jumat, (29/03/2019).

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Tahun 2019 Sumenep Optimis Jadikan Kabupaten Layak Anak Sumenep, Ir. H. Herman Poernomo, MM, menjelaskan bahwa saat ini telah melalui bebeberapa tahapan, dan siap untuk mewujudkan Sumenep tahun ini bisa memenuhi predikat Kabupaten Layak Anak.

“Sudah kami adakan evaluasi, dari tahun 2017-2018, untuk Kabupaten Sumenep mendapatkan Kabupaten Layak anak, bersama beberapa Organisasi Pemerintah Daerah (OPD)terkait, sehingga ini sudah telah memberikan kami pelajaran untuk tahun 2019 ini insyaallah kami sudah siap,” terangnya pada media ini setelah ditemui di kantornya. Jumat (29/03)

Pihaknya juga telah menghimbau agar OPD yang ikut serta didalamnya bisa dapat bersinergi dan mampu mewujudkan kerjasama menjadikan Kabupaten Layak Anak sebagai sebuah prestasi unggulan.

“Sesuai dengan petunjuk Bupati, bahwa kita akan optimis dan komitmen, insyaallah semua OPD sudah mengerti sistem, jadi kita tinggal menunggu nantinya sampai keputusan akhir dari pusat tanggal 5 April 2019 mendatang,”

Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Sri Endah Purnawati, menuturkan bahwa komitmen yang dibangun bersama beberapa OPD di Kabupaten Sumenep terus dapat bersinergi.

“Iya, untuk memenuhi hak perempuan dan perlindungan anak, kami sebagai leading sektor DP3AKB bersama OPD terkait optimis untuk Kabupaten Layak Anak akan mampu dan ditarget untuk 2019 ini,” ungkapnya.

Tidak hanya, kegagalan meraih Kabupaten Layak Anak ditahun sebelumnya dijadikan bahn evaluasi tahun 2019 kali bisaand mewujudkan Kota Keris tersebut bisa tercapai.

“Kegagalan dua tahun lalu, membuat banyak evaluasi bagi kami khususnya, untuk bagaimana Sumenep memang harus mendapatkan predikat Kabupaten Layak Anak,” tambahnya. [Hend/Nin]

Tags : DP3AKB